Polisi Selidiki Aktor Intelektual di Balik Pengunggah Isu Rush Money

Metrobatam, Jakarta – Abu Uwais, seorang guru sekolah menengah kejuruan (SMK) di Pluit Raya, Jakarta Utara, yang merupakan salah satu penyebar isu rush money telah ditangkap polisi. Pelaku mengunggah foto ilustrasi penarikan uang dengan bertuliskan: “Ayo ambil semua tabungan yang disimpan di dalam bank komunis”.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menegaskan, jajarannya tengah menelusuri apakah ada aktor intelektual di balik Abu Uwais dalam mengunggah foto tersebut.

Read More

“Motivasinya dia hanya ikut-ikutan, iseng. Tapi kita selidiki apakah ada aktor intelektual di belakangnya, di balik isu rush money,” ujar Boy saat jumpa pers di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (26/11).

Saat ini polisi telah menetapkan Abu Uwais sebagai tersangka. Meski demikian, Boy menyatakan pelaku belum dilakukan penahanan lantaran alasan seorang guru dan kemanusiaan. Tetapi, status tersangka yang melekat mengharuskan Abu Uwais melakukan wajib lapor kepada penyidik.

Tak hanya itu, tutur Boy, penyelidikan juga akan mengarah ke sejumlah uang yang dibentuk menjadi ‘212’.

Sebagaimana diketahui, Mabes Polri menangkap seorang guru SMK bernama Abu Uwais terkait penyebaran isu rush money yang di-posting ke media sosial Facebook-nya.

“Kamis 24 November 2016 dini hari Bareskrim tangkap seorang laki laki AU atau Abu Uwais, seorang guru SMK di Pluit Raya, Jakarta Utara,” terang Boy. (mb/okezone)

Related posts