Metrobatam.com, Batam – Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Putera Yustisi Respaty, minta pemerintah tidak menutup-nutupi informasi tentang wabah virus corona Covid-19.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terkait adanya 15 warga warga Batam yang saat ini ditetapkan sebagai terduga atau suspect virus corona Covid-19.
Putera Yustisi mengapresiasi berbagai pihak yang sudah bekerja keras, yakni Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri, Dinas Kesehatan dan juga instansi terkait dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, Karantina, hingga Kepolisian.
Politisi PDI Perjuangan itu meyakini bahwa pemerintah Kota Batam dan Provinsi Kepri telah melakukan persiapan hingga menghadapi kemungkinan terburuk.
“Lagipula dari 15 warga Batam yang terindikasi ini, belum ada yang dinyatakan positif [terinfeksi Covid-19],” ujar Putera Yustisi saat dihubungi awak media Senin (2/3/2020) malam.
Walau demikian, sebagai anggota DPRD Batam, Putera meminta agar Pemko Batam terbuka atau tidak menutup informasi mengenai perkembangan hasil observasi dari ke 15 warga Batam tersebut.
“Memang kita harus bersinergi, tapi kami juga minta jangan ditutupi mengenai informasi apapun di lapangan,” tegasnya.
Putera juga mengungkapkan, apabila nantinya dari ke 15 orang tersebut ditemukan adanya yang positif terpapar Covid-19, pihaknya juga meminta agar Pemko Batam dapat memikirkan antisipasi lain, walau hal ini bisa berdampak luas, misalnya kemungkinan mengambil keputusan berat seperti penutupan akses masuk bagi WNA, baik dari pelabuhan maupun bandara.
“Apabila ini terpaksa dilakukan, Pemko juga harus tegas. Walau hal ini memang akan sangat berdampak terhadap perekonomian Kota Batam,” ujarnya. (Mb/SK)














