Metrobatam.com, Batam – Rutan Kelas IIA Batam tidak mengadakan open house di Idul Fitri kali ini namun memberikan pasilitas lewat video call langsung kepada keluarga.
Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIA Batam Yan Patmos, melalui Kepala Keamanan Agus, menerangkan bahwa perayaan Idul Fitri kali ini dilakukan dengan cara video call saja, dengan tujuan untuk memutus mata rantai Covid-19 jelasnya pada Selasa (26/5/20) sore. Bertempat di Rutan, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, kota Batam, Kepri.
Bahwa dalam merayakan Idul Fitri di Rutan tidak menerima kunjungan keluarga dan juga tidak melakukan open house, agar guna menghindari penyebaran Covid-19.
“Bahkan pihak Rutan sendiri sudah melakukan pemberitahuan jauh sebelum Idul Fitri kepada semua penghuni Rutan yang jumlahnya 761 orang,”ucap Agus.
Hal ini telah yang disampaikan oleh petugas Rutan pada napi secara langsung dengan bertatap muka, akhirnya mereka semuanya paham dan memaklumi kondisi tersebut.
“Jadi perlu diketahui bersama dalam silaturahmi melalui video call yang berlangsung napi dengan keluarga tercinta secara keseluruhan semuanya dapat merasakan. Dengan cara bergantian, adapun waktu yang diberikan melalui video call kepada napi sekitar 30 menit untuk 1 orang,”ujar Agus.
Hanya sarana video call bisa suatu kebanggaan tersendiri bagi napi, soalnya dapat bertatap muka langsung dengan keluarga.
“Salah satu napi mengatakan kepada petugas bahwasanya mereka sangat berterima kasih kepada Rutan Kelas IIA Batam yang mana sudah memberikan sarana video call kepada kami,”kata agus pada saat ngobrol oleh Napi.
Karena aktivitas kegiatan tersebut berlangsung melalui sarana Vidio call, berjalan dengan baik dan lancar tidak ada kendala.
Semoga Covid-19 segera berakhir, hubungan silaturahmi di Rutan berjalan seperti tahun-tahun sebelumya, dapat berkumpul langsung bersama keluarga sekaligus lebaran bersama di Rutan dengan menggelar open house,”Berharap Agus. (ton)














