Metrobatam.com, Batam – Rapat koordinasi (Rakor) pemenangan Partai Nasdem Provinsi Kepri bagi Cagub dan Wagub serta Cawako dan Cawawako untuk kader-kader Kabupaten Natuna, Lingga, dan Bintan, di Ballrom Hotel Radisson, Sukajadi, Kota Batam. Pada hari Jumat (28/08/2020) malam.
Rapat koordinasi pemenangan partai NasDem dipimpin oleh ketua DPW partai NasDem Provinsi Kepri H. Muhammad Rudi, dihadiri oleh ketua-ketua partai, relawan pemenangan dan kader partai NasDem.
Menurut, Muhammad Kamal, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam dari partai NasDem, bagi seluruh kader siap mendukung dan memenangkan pasangan calon Bupati atau Wali Kota di daerah masing-masing, begitu juga dengan pemilihan calon Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Hj. Marlin Agustina Rudi.
Muhammad Kamal mengatakan, perlu kita ketahui bersama, untuk tim pemenangan partai NasDem Provinsi Kepri sudah terbentuk, sedangkan untuk kota Batam dan daerah yang lainnya akan segera dibentuk.
Dia menyebutkan, bahkan sebelum pendaftaran nanti di KPU, semua tim sudah terbentuk, karena hal tersebut adalah sebagai persyaratan.
“Hal ini hasil rapat koordinasi partai NasDem semua yang diusung oleh partai NasDem untuk calon Bupati atau Wali Kota, di Kepri diharapkan menang semua. Begitu juga untuk calon Gubernur dan wakil Gubernur Ansar Ahmad dan Marlin Agustina. Akan kita usungkan sampai duduk kursi tersebut,” tutur.
Ansar dan Marlin Cagub dengan Cawagub Kepri, Ansar Ahmad menjelaskan, kita juga sudah mendengarkan kordinator relawan dari partai NasDem untuk dikombinasikan, dengan turun ke berbagai tempat untuk melihat antusias masyarakat
“Serta mudah-mudahan masyarakat bisa berpikir jernih, untuk menentukan pilihannya dalam memilih pemimpin yang bisa melakukan perubahan baik dari segi birokrasi maupun ekonomi,” kata Ansar Ahmad.
“Saya ini mencalonkan pemilihan gubernur yang sudah perintah dari partai Golkar. Karena amanah ini tetap saya laksanakan untuk sebagai calon Gubernur,” ungkapnya.
Jika saya diizinkan untuk menang dalam Cagub Kepri, akan saya benahi mengenai program ekonomi jangka pendek yaitu recovery ekonomi. Dengan mengakitfkan padat karya di sektor bawah, agar bisa terjadi daya beli dan resapan ekonomi akan membaik,” tutup Ansar Ahmad. (Toni)














