Bertahun-tahun Alokasi Lahan SMP 60 Sagulung Tidak Tuntas, Budi Mardiyanto : Kuncinya Ada Pada Dir Lahan

METROBATAM.COM. BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD )Kota Batam gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengalokasian lahan Yayasan Darusalam yang dialokasikan untuk SMP 60 Kavling Sagulung, kelurahan Sei Lekop, kecamatan Sagulung, Kota Batam. Kepri. Kamis, (12/8/2021).

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Budi Mardiyanto mengatakan, pihaknya mengadakan RDP tersebut atas laporan terkait permasalahan lahan yang sudah bertahun tahun tidak diselesaikan oleh Badan Pengusaan (BP) Batam.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita memfasilitasi atas keluhan masyarakat terkait lahan akan di bangun SMP 60 di Sagulung Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Yang dimana keluhan itu sampai sekarang belum diselesaikan oleh pihak BP Batam,” ucap Budi.

Dikatakan Budi, pihaknya menyesalkan atas ketidakhadiran pihak BP Batam yang dalam hal itu Direktur Lahan (Dir Lahan).

“Bukan hanya permasalahan tanah SMP 60 ini saja, permasalahan yang menyangkut tentang alokasi tanah yang lain pun pihak BP Batam tidak hadir. Seolah-olah lembaga perwakilan rakyat ini tidak penting,” katanya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam Andi Agung mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan atas lahan tersebut ke Dinas Pertanahan Kota Batam namun, sampai sekarang belum ada kejelasan atas permohonan tersebut.

“Kita sudah menyiapkan anggaran sebanyak 3 Miliar untuk pembangunan sekolah ini. Pemenang tender proyek sudah ada, jadi kami serba salah. Mau dilanjutkan pembangunan sangkut dengan perizinan tidak di lanjutkan Tender proyek nya seperti apa,” ucap Andi.

Pantauan Media ini, seluruh Anggota DPRD yang hadir dalam rapat tersebut ikut membantu dan mengawal pengurusan lahan pembangunan SMP 60. Rencananya, Komisi I akan kembali mengadakan RDP yang harus di hadiri oleh Dir Lahan BP Batam.

“Untuk masalah ini, kunci utamanya adalah BP Batam dalam hal ini Dir Lahan yang bertanggung jawab. Jika Dirlahan hadir, maka akan cepat selesai polemik seperti ini,” tutup Budi. (Fai)

Pos terkait