Metrobatam.com|Bintan – Terkait dengan adanya pemotongan Anggaran Sekertariat DPRD Bintan, yang hampir mencapai 30% untuk tahun 2022. Plt Kepala Bapelitbang Kabupaten Bintan, Supriono saat dikonfirmasi angkat bicara. Ia mengatakan saat ini sedang dalam pembahasan.
“Masih dalam pembahasan,” ucap dengan singkat saat dikonfirmasi oleh Media ini melalui media WhatsApp, Jumat(2/9) siang.
Anehnya setelah menjawab konfirmasi awak media ini Plt Kepala Bapelitbang langsung memblokir nomor kontak media ini.
Sebelumnya, Anggota Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan, Tarmizi menyesalkan penurunan anggaran yang diberikan untuk Sekertariat DPRD Bintan, dibandingkan tahun 2021 lalu.
Untuk diketahui tahun 2022 lalu DPRD mendapatkan anggaran Rp. 44.359.865.904 dan di tahun 2023 mendatang bakal mengalami penurunan yang cukup derastis menjadi Rp 27.108.257.598.
Hal ini disebabkan kata, Tarmizi banyak kegiatan DPRD Bintan yang dipangkas untuk tahun 2023 mendatang.
“Kita gak bisa lagi studi banding, dan juga jadwal reses kita juga dikurangi dari yang tadinya 3 kali dalam setahun. Sekarang hanya 1 kali dalam setahun. Bagaimana kita bisa menampung aspirasi dari masyarakat,” ucap Tarmizi, kepada awak media , Kamis(1/9/2022) pagi.
Tarmizi juga menyoroti banyaknya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bintan yang mengalami peningkatan anggaran yang cukup drastis.
“Kalaupun turun, tidak ada yang turun drastis seperti kita bang, Alasan mereka kita ini terlalu boros. Tetapi mereka tidak tahu kegiatan kita ini tidak sama seperti OPD lain kita harus bertemu masyarakat dan konsetuen. Kita ini wakil rakyat,” bebernya.
Tarmizi menyesalkan dengan pengurangan jadwal Reses yang dikurangi oleh anggota DPRD Bapelitbang Kabupaten Bintan sehingga Anggota DPRD Bintan tidak bisa mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Program kita pasti gak cuma ngomong saja, kalau kita sudah turun ke masyarakat harus kita laksanakan pembangunan. Ini kok malah dikurangi,” kesalnya.
Hingga berita ini diunggah media belum dapat mewawancarai Plt Kepala Bapelitbang Kabupaten Bintan, Supriono mengenai permasalahan tersebut.
(Budi)














