Metrobatam.com, Kotamobagu – Warga Desa Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, melakukan perbaikan Jalan Raya TG Manoppo, Sabtu (11/10/2025).
Secara bergotong royong, warga Desa Motoboi Besar memperbaiki akses jalan utama masyarakat menuju kearah pusat Kota yang rusak dan berlubang.
Sejumlah warga melakukan perbaikan jalan TG Manoppo dengan menambal jalan yang rusak dan berlubang tersebut menggunakan material pasir, kerikil dan semen untuk proses pengecoran.
Dari pantauan, sejumlah warga sekitar jalan GT Manoppo melakukan penambalan jalan yang berlubang menggunakan Cor Beton secara swadaya dengan peralatan tradisional.
Pengecoran jalan yang rusak dan berlubang ini, bertujuan untuk mengantisipasi tingkat kecelakaan bagi pengguna roda 2 dan 4 yang melintasi jalan tersebut, sehingga aktifitas warga sekitar tetap aman dan nyaman.
Irfan Salah satu warga Motoboi Besar menyebut bahwa proses pekerjaan dilakukan sejak pagi hari, mereka saling bergantian mencampur semen dan menutup bagian jalan yang berlubang. Aktivitas gotong royong tersebut menarik perhatian pengguna jalan yang melintas, beberapa bahkan ikut membantu mengangkut material.
Menurutnya, kegiatan perbaikan ini murni merupakan inisiatif masyarakat setempat.
“Jalan ini sudah lama rusak dan cukup membahayakan pengendara, apalagi saat malam atau hujan deras. Jadi kami berinisiatif memperbaikinya sendiri supaya tidak ada lagi yang celaka,” ujar Irfan.
Ia menambahkan, kegiatan ini dilakukan secara swadaya, dengan bahan dan alat yang dikumpulkan bersama oleh warga.
“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama, jadi kami kerjakan sebisanya dulu. Harapannya nanti pemerintah bisa lanjutkan perbaikan secara menyeluruh,” tambahnya.
Langkah spontan warga Motoboi Besar tersebut mendapat tanggapan positif dari pemerintah.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu, Haris Momintan, menyampaikan bahwa ruas jalan TG Manopo memang sudah masuk dalam daftar prioritas rehabilitasi dan rekonstruksi tahun ini.
“Ada beberapa titik jalan yang akan kita perbaiki tahun ini. Beberapa sudah dikerjakan, dan khusus untuk jalan di Motoboi Besar itu memang sudah masuk prioritas. Kita tinggal menunggu pekerjaan di beberapa lokasi lain selesai, baru beralih ke sana,” jelas Haris.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa perbaikan jalan tersebut akan dilakukan melalui anggaran swakelola Dinas PUPR. Namun pelaksanaannya baru dapat dimulai setelah pekerjaan jalan di Kelurahan Bilalang rampung.
“Kita apresiasi kepedulian warga. Pemerintah juga sudah menyiapkan anggaran untuk perbaikan permanen di ruas itu. Setelah pekerjaan di Bilalang selesai, kita akan intervensi ke Motoboi Besar,” ujarnya.
Diketahui, ruas Jalan TG Manopo merupakan salah satu jalur vital di wilayah Kotamobagu Timur yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi jalan yang berlubang di sejumlah titik sering dikeluhkan warga karena membahayakan pengendara, terutama saat malam hari dan musim hujan.
Dengan adanya aksi gotong royong ini, masyarakat berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan permanen demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Kami cuma ingin jalan ini kembali bagus seperti dulu, karena ini akses utama warga dan jamaah masjid,” tutup Irfan.













