LINGGA, MetroBatam.com – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai pergantian pucuk pimpinan di Polres Lingga. Tradisi Pedang Pora dan kearifan lokal Tepung Tawar menjadi simbol penyambutan Kapolres baru, AKBP Ahmad Andi Suryadi, S.H., S.I.K., M.M., Jumat (18/9/2026).
AKBP Ahmad Andi Suryadi resmi menggantikan AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., yang mendapat amanah baru sebagai Wadir Polairud Polda Kepri.
Prosesi penyambutan dimulai pukul 08.10 WIB di Mako Polres Lingga. Kedatangan AKBP Ahmad Andi Suryadi bersama istri disambut dengan rangkaian tradisi yang khidmat.
Diawali laporan dari Wakapolres, pengalungan bunga, sambutan dari Polisi Cilik, hingga atraksi pencak silat dan gendang gong silat. Puncaknya, jajaran perwira menyambut dengan tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan tertinggi di institusi Polri.
Nuansa Melayu Lingga begitu kental terasa. Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga memimpin prosesi Tepung Tawar dan Tari Persembahan, sebagai doa restu agar kepemimpinan baru membawa keberkahan bagi masyarakat Bunda Tanah Melayu.
Setelah doa bersama, AKBP Ahmad Andi Suryadi kemudian menuju ruang kerja Kapolres. Di Gedung Endra Dharmalaksana, dilakukan laporan kesatuan dan penyerahan memori serah terima jabatan dari AKBP Pahala kepada AKBP Andi.
Dalam apel farewell, AKBP Ahmad Andi Suryadi menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian AKBP Pahala selama memimpin Polres Lingga.
Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah berjalan.
“Kami berharap seluruh personel terus memberikan pelayanan terbaik dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan tanggung jawab. Hadirkan Polri yang humanis, responsif, profesional dan dapat dipercaya masyarakat,” tegas AKBP Andi.
Sementara itu, AKBP Pahala dalam pesan perpisahannya menyampaikan terima kasih atas soliditas dan kebersamaan seluruh personel selama masa tugasnya.
“Saya titip kepada seluruh anggota agar tetap menjaga kekompakan, disiplin, integritas dan nama baik institusi. Laksanakan tugas dengan hati dan jadikan masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kita,” pesannya.
Acara pelepasan ditutup dengan pengalungan bunga, penghormatan Pedang Pora, dan salam perpisahan bersama seluruh personel dan Bhayangkari hingga AKBP Pahala bersama istri meninggalkan Mako Polres Lingga.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri, sekaligus momentum untuk terus memperkuat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Lingga.
(Awalludin)
Editor : Budi














