Bukan Sekadar Bola, Marok Tua Cup 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Pemuda Lingga

LINGGA, METROBATAM.COM – Lapangan Sepak Bola Desa Marok Tua bergemuruh, Minggu (30/8/2026). Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, S.T., M.IP., resmi membuka Turnamen Sepak Bola Marok Tua Cup 2026, turnamen paling bergengsi di Kecamatan Singkep Barat tahun ini.

Sebanyak 64 tim kesebelasan dari berbagai desa se-Kabupaten Lingga dipastikan akan saling sikut memperebutkan gelar juara. Animo masyarakat pecah, tribune dadakan penuh sesak menyaksikan seremoni pembukaan.

Hadir dalam pembukaan tersebut jajaran Forkopimda, perwakilan Kapolres Lingga, Danramil 04/Dabo Singkep, Ketua KONI Lingga, Kepala Desa Marok Tua Nurdin, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta ratusan warga.

Dalam sambutannya, Wabup Novrizal memberikan apresiasi tinggi kepada Pemdes Marok Tua dan panitia. Menurutnya, Marok Tua Cup bukan hanya soal siapa yang paling jago menggocek bola.
“Yang paling utama adalah bagaimana kita menjaga sportivitas dan persaudaraan. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan. Jadikan turnamen ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus mencari bibit-bibit pemain sepak bola terbaik dari Kabupaten Lingga,” tegas Novrizal.
Ia menekankan tiga pesan penting: Sportivitas, Keamanan, dan Pembinaan. Novrizal meminta pemain, official, wasit, hingga suporter untuk menjadikan fair play sebagai harga mati. Ia juga berharap turnamen ini menjadi kawah candradimuka untuk melahirkan talenta muda yang bisa mengharumkan nama Lingga di level provinsi hingga nasional.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kepala Desa Marok Tua, Nurdin, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut turnamen ini adalah buah gotong-royong seluruh masyarakat.

“Turnamen ini kami selenggarakan sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan semangat olahraga dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat di bidang sepak bola,” ujar Nurdin.

Dengan format 64 tim, Marok Tua Cup 2026 diprediksi akan berlangsung sengit dan semarak hingga partai final. Lebih dari sekadar perebutan piala, ajang ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola Lingga dan memperkuat persaudaraan antar pemuda.

Rangkaian pertandingan resmi dimulai usai tendangan perdana oleh Wakil Bupati Lingga.

Penulis: Awalludin
Editor: [Budi Arifin]

Pos terkait