Mantri di RSUD Karimun Ditangkap Usai Pesta Sabu

Metrobatam.com, Karimun – Peredaran narkotika tidak hanya melibatkan masyarakat umum, barang haram itu ternyata mulai menyentuh tenaga kesehatan. Buktinya, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun menangkap salah seorang mantri kesehatan inisial EZ yang bertugas di RSUD Karimun. Ia kedapatan menyimpan dua paket sabu-sabu di rumahnya, Kolong Atas, Kelurahan Seilakam Barat, Selasa (5/4) siang.

“Saat digerebek di rumahnya, kami menemukan dua paket sabu-sabu ukuran kecil. Sehari-harinya, pelaku mengaku bertugas di RSUD Karimun. Saat ditangkap pelaku tak dapat berkutik karena barang bukti ditemukan di kamarnya,” ungkap Kasat Resnakorba Polres Karimun AKP Hendriyanto, Rabu (6/4) siang.

Read More

Hendriyanto menyebut, saat digerek pelaku sedang bersama dua orang temannya. Diduga, mereka usai melakukan pesta narkoba. Sebab, di rumah pelaku juga ditemukan alat hisap berupa bong. Saat itu juga ketiganya langsung digiring ke Mapolres Karimun untuk pengembangan.

“Kami baru menetapkan satu orang tersangka atas nama EZ, sementara temannya masih dalam pemeriksaan. Status keduanya masih sebagai saksi. Kami akan melakukan tes urine bagi keduanya. Jika dalam perkembangan penyelidikan keduanya terbukti sebagai pengedar, maka bisa jadi statusnya menjadi tersangka,” jelas Hendriyanto.

Kapolres Karimun AKBP I Made Suka Wijaya saat ditemui di ruang serbaguna Kantor Bupati Karimun, membenarkan adanya penangkapan pelaku narkoba yang melibatkan petugas medis di Karimun. Hanya saja, Kapolres belum mau menjelaskan identitas pelaku dan berapa barang bukti yang berhasil disita.

“Benar, ada penangkapan yang dilakukan anggota kami, pada Selasa siang. Tapi, belum bisa saya sampaikan sekarang. Nanti kasusnya akan kami ekspos secara. Informasinya, ada beberapa orang tersangka yang berhasil ditangkap, namun barang buktinya cuma sedikit. Nantilah kami rilis secara resmi,” tuturnya.

Tertangkapnya mantri kesehatan yang bertugas di RSUD Karimun karena kedapatan menyimpan sabu-sabu itu menjadi pembicaraan hangat warga Karimun. Warga tak menyangka kalau selama ini mantri yang juga membuka praktek di Kolong itu memakai narkoba. Apalagi, saat penggerebekan di rumahnya dilakukan pada siang hari yang disaksikan masyarakat banyak.

“Kami melihat banyak polisi di rumah Pak Mantri itu, kami fikir ada apa? Awalnya kami kira ada sekelompok orang yang hendak memberikan sumbangan ke masjid yang tengah dibangun. Karena, lokasi rumahnya tak jauh dari masjid. Apalagi, kami dengar mereka mencari-cari Pak RT juga, rupanya ada penangkapan pelaku narkoba,” ungkap salah seorang warga Karimun.

Sumber Haluan Kepri

Related posts