METROBATAM.COM, KARIMUN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Perlindungan Santo Yusup, sekolah Sekolah Santo Yusup menggelar STY Festival yang berlangsung di lapangan sekolah, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada Jumat (17/04/2026).
Kepala SMA Santo Yusup, Devi Rosianna Simamora, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari perayaan HUT Perlindungan Santo Yusup yang digelar selama dua hari hingga Sabtu (18/04/2026).
Menurut Devi, kegiatan ini tidak hanya bertujuan merayakan hari jadi sekolah, tetapi juga untuk memperkenalkan Sekolah Santo Yusup kepada masyarakat luas. Melalui konsep festival dan open house, pihak sekolah ingin menampilkan berbagai potensi dan bakat terbaik siswa, mulai dari jenjang TK hingga SMA.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih dikenal oleh masyarakat, tidak hanya di lingkungan internal, tetapi juga secara eksternal. Ini menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, STY Festival terbuka untuk umum dan menghadirkan beragam hiburan, mulai dari penampilan band lokal, DJ, hingga penyanyi daerah. Selain itu, tersedia pula mini zoo yang menampilkan berbagai jenis hewan serta partisipasi pelaku UMKM untuk turut meramaikan acara.
Untuk perlombaan, panitia memfokuskan pada jenjang taman kanak-kanak (TK) dengan kategori lomba fashion show, menari, dan mewarnai yang berlangsung selama dua hari.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Grandi Ragel Tuerah, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai festival ini memberikan manfaat besar dalam mengembangkan potensi dan kreativitas siswa.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Selain mendukung pengembangan bakat siswa, juga turut mendorong pergerakan ekonomi daerah melalui keterlibatan UMKM,” ujarnya.
Grandi juga menyoroti inovasi yang ditampilkan siswa, seperti karya robotik berbasis energi surya yang dibuat oleh siswa sekolah tersebut. Menurutnya, kreativitas seperti ini perlu terus didukung dan diberikan ruang untuk berkembang.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dengan skala yang lebih besar dan berdampak lebih luas.
“Terima kasih dan apresiasi kami kepada Sekolah Santo Yusup. Semoga ke depan semakin berkembang dan terus melahirkan generasi kreatif,” pungkasnya.














