Alias Wello Ingatkan Para Pejabat Eselon yang Diangkat Dengan Dua Tempat berbeda

Metrobatam.com Lingga – Sebanyak 500 orang lebih pejabat Eselon Kabupaten Lingga akan dilantik dan diangkat sumpah jabatannya pada Jum’at (30/12) mendatang, oleh Bupati Alias Wello di area persawahan Desa Sungai Besar Lingga Utara.

“Kalau tidak ada kendala, tanggal 30 Desember 2016 nanti, ada 500 lebih pejabat SKPD untuk SOTK baru akan kita lantik di situ,” kata Alias, di ruang kerja kantor Bupati Lingga, Selasa.

Read More

Namun sehari sebelum itu, Kamis (29/12), Bupati juga telah merencanakan pelantikan pejabat Eselon II seperti Sekda dan pimpinan SKPD, disertai Camat dan Lurah di komplek Makam Merah Daik Lingga, tempat bersemayamnya Yang Dipertuan Muda Riau ke X Raja Muhammad Yusuf Al Ahmadi.

“Kalau soal lokasi ini ada filosofinya,” ungkapnya.

Menurut Alias, ia ingin menunjukkan sekaligus mengingatkan para pejabatnya baik itu Sekda, Kepala Dinas, Camat dan Lurah yang merupakan ujung tombak kepala unit kerja Pemkab Lingga, pada wujud sebuah kematian seperti yang ada didepan mata mereka kelak.

Semua manusia termasuk juga pejabat daerah harus menyadari bahwa hal yang paling dekat dengannya adalah kematian.

“Jabatan itu amanah. Waktu yang singkat harus dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sebaik mungkin sesuai jabatan yang diemban nanti. Kalau tidak memanfaatkan waktu yang singkat, rugi,” tutur Bupati yang akrab disapa Awe tersebut.

Menurutnya, jika nanti usia dan jabatan tersebut salah dimemanfaatkan, maka merugilah manusia tersebut.

“Apabila baik yang mereka lakukan, maka akan dikenang baik lah sampai keturunannya. Seperti Makam Merah ini. Sebaliknya, kalau yang dibuat itu jelek pasti tidak akan diperhitungkan. Gunakan amanah sebaik-baiknya dalam waktu yang singkat.,” tukas Awe.

Sementara itu, terkait pelantikan pejabat eselon III dan IV di area persawahan Desa Sungai Besar, lanjutnya, juga memiliki filosofi yang dalam.

“Sungai Besar itu dulunya tidak pernah diperhitungkan orang. Saat kemarau terbakar, musim hujan banjir. Hari ini ditengah orang-orang apatis, Desa ini tumbuh menjadi daerah yang diperhitungkan,” kata dia. “Termasuk pemerintah pusat melirik apa yang kita kerjakan. Tim yang solid dan keyakinan. Ini baru step awal. Amanah sudah diberikan, manfaatkan betul-betul agar bermanfaat bagi semua orang banyak,” ungkapnya.

Kedepan, dia menambahkan, Pemkab Lingga tak mau bermewah-mewah dalam melaksanakan kegiatan serimonial. Termasuk soal pelantikan pejabat.

“Tidak ada lagi kegiatan serimonial. Bisa saja di gedung dan hotel. Tapi tidak memberikan apa-apa dibanding ditengah masyarakat. Tidak ada serimonial. Manfaatkan apa yang ada sama-sama. Kalau pun hujan tidak apa-apa. berhujan-kita sama-sama,” tutupnya. (MB/Antara)

Related posts