Pembayaran Gaji 2.000 Guru SMA di Kepri Terlambat Dibayar

Guru Lakukan Tes ( Ilustrasi)

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Pembayaran gaji sekitar 2.000 guru SMA di Provinsi Kepulauan Riau terlambat, lantaran anggaran daerah masih dibahas timn pemerintah daerah dan DPRD setempat.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kepri Atmadinata, di Tanjungpinang, Senin, secara tersirat membenarkan seluruh guru termasuk kepala sekolah SMA belum menerima gaji.

Read More

“‘Kan sudah tahu (anggaran masih dibahas). Sudah gaharu cendana pula, sudah tahu bertanya pula,” ucapnya menjawab pernyataan sejumlah jurnalis.

Dia mengemukakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar 26 persen dari Rp3,6 triliun untuk Dinas Pendidikan Kepri.

Anggaran yang dibutuhkan untuk membayar gaji para guru itu sangat besar.

“Kami sudah menghitungnya, sangat besar,” ujarnya, yang menolak membeberkan nilainya.

Mulai tahun ini status guru-guru SMA termasuk kepala sekolah dialihkan dari pemerintah kabupaten dan kota ke Pemerintah Kepri. Proses administrasi peralihan status sudah dilaksanakan sejak tahun 2015.

Guru-guru yang diangkat berdasarkan surat keputusan wali kota, bupati dan kepala sekolah diseleksi. Pemerintah Natuna, Anambas, Tanjungpinang, Bintan, Batam dan Karimun sudah menyelesaikan seleksi tersebut.

Sementara Lingga sudah melakukan penyeleksian, namun masih menunggu pelantikan kepala sekolah. Seluruh tahapan peralihan status guru-guru Lingga ditargetkan selesai awal Februari 2017.

“Selama ini tidak ada kendala yang berarti dalam peralihan status ini,” katanya.

Mb/Antara

Related posts