Taruna Akpol Tewas Diduga Dianiaya Senior, Kapolri: Pelaku Harus Dipidana!

Metrobatam, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan untuk pelaku penganiayaan yang menewaskan taruna berpangkat Brigadir tingkat II,Mohammad Adam di Akademisi Kepolisian di Semarang, Jawa Tengah harus ditindak secara pidana.

“Saya minta untuk dipidanakan. Saya juga minta Kapolda, Pak Condro, untuk memproses pidana,” kata Tito saat acara Tabligh Akbar di Gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/5).

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu, lebih dalam, mantan Kapolda Metro Jaya itu juga telah menginstruksikan Gubernur Akpol di Semarang untuk mengusut secara tuntas kasus ini dan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku penganiayaan.

“Saya perintahkan gubernur selain korban dibantu juga lakukan tindakan tegas kepada taruna yang terlibat,” tegas Tito.

Mantan Kepala BNPT itu juga telah memerintahkan Divisi Propam Polri untuk turun ke Akpol guna menyelidiki sejauh mana peran Akpol dalam menghentikan budaya kekerasan pemukulan antara senior terhadap Junior.

“Kemudian saya minta Propam turun kesana untuk melihat sampai sejauh mana lembaga Akpol untuk menghentikan budaya kekerasan pemukulan senior junior. Nanti saya kira juga akan kita evaluasi pengasuh-pengasuh yang ada disitu. Kenapa budaya itu enggak juga berhenti. Padahal perintah saya sudah jelas demikian,” tutup Tito.

Sebelumnya, Seorang taruna Akademi Kepolisian Semarang berpangkat Brigadir tingkat II, Mohammad Adam, meninggal dunia usai ikut apel di kompleks barak pada Kamis, 18 Mei 2017. Korban meregang nyawa diduga setelah dianiaya senior.(mb/okezone)

Pos terkait