Mengenal Masjid Cheng Ho yang Kental Bernuansa Tionghoa

Metrobatam, Palembang – Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho atau Masjid Cheng Ho berada di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Masjid itu dibangun atas prakarsa Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Palembang.

Masjid Cheng Ho berdiri kokoh di tanah seluas 4.990 m2 dan berukuran sekira 20×20 meter. Pada hari biasa, banyak masyarakat Tionghoa yang menggunakan masjid ini untuk beribadah atau sekadar melihat-lihat.

Ornamen Masjid Cheng Ho sangat kental dengan nuansa Tionghoa. Pada momen bulan Ramadan biasanya ada saja warga keturunan Tionghoa yang masuk Islam. Mereka akan dipandu pengurus masjid mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai syarat mejadi umat muslim.

Nama Cheng Ho sendiri bukan tanpa sebab. Cheng Ho merupakan panglima angkatan laut Tiongkok dari abad XV. Ia dipercaya memimpin ekspedisi perdagangan menyusuri wilayah nusantara dengan menggunakan armada yang sangat besar.

Bacaan Lainnya

Meski awalnya perjalanan yang dilakukan Cheng Ho merupakan ekspedisi perdagangan, namun secara tidak langsung dirinya turut memperkenalkan Islam di wilayah yang disinggahinya. Karena perilakunya yang baik dan membawa kedamaian, Cheng Ho mempunyai banyak pengikut.

Sumarni Bayu Anita, pengunjung Masjid Cheng Ho ini mengungkapkan kekagumannya terhadap masjid ini dan sosok Panglima Cheng Ho.

“Inilah masjid Cheng Hoo yang ada di Kota Palembang, tepatnya di Perumahan Amin Mulia, Jakabaring, Palembang. mesjid ini dapat menampung jemaah sebanyak 600-1.500 orang,” ujar dosen salah satu perguruan tinggi swasta ini.

“Saya menyempatkan diri ke sana bersama keluarga. Terlihat ornamen dan arsitektur Tionghoa dengan nuansa warna merah, hijau dan pink. Mesjid ini sendiri dibangun untuk mengenang sejarah bahwa penyebar agama Islam dari bangsa Cina, yakni Cheng Hoo (1371-1433) pada zaman dahulu pernah berkunjung ke Palembang,” lanjutnya.

Masjid Cheng Ho dilengkapi dengan dua menara yang masing-masing diberi nama Habluminallah dan Hambluminannas. Sementara di bagian bawah menara terdapat tempat wudhu yang berukuran 4×4 meter.

Kedua menara Masjid Cheng Ho Palembang memiliki 5 tingkat yang melambangkan jumlah 5 salat yang dilakukan dalam sehari. Tinggi menara mencapai 17 meter, angka tersebut merupakan simbol dari jumlah rakaat yang perlu dikerjakan oleh setiap Muslim dalam sehari.

Sementara di bagian luar menara dibubuhi ornamen khas Palembang berupa tanduk kambing. Penggunaan ornamen khas tersebut bukan tanpa sebab, selain karena Masjid Cheng Ho ini dibangun di tanah Palembang, masyarakat juga menyadari adanya kedekatan antara kebudayaan Palembang dengan kebudayaan Tionghoa.(mb/okezone)

Pos terkait