oleh

Ketua DPRD Batam Minta Pemko Batam Cepat Susun Anggaran PSBB

Metrobatam.com, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto SH mendesak Pemerintah Kota Batam sebagai leading sector penanganan penyebaran Covid-19 di Kota Batam segera mengambil langkah yang taktis.

Termasuk mengenai persiapan pengadaan bantuan untuk warga sebagai konsekuensi pemberlakuan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB), anggarannya harus segera dikoordinasikan.

Secara lisan memang sudah, tapi secara administrasi dan formalnya DPRD menunggu anggaran yang dibutuhkan untuk bantuan ke masyarakat itu. Sampai sekarang kita belum diajak membahas itu,” kata Nuryanto kepada Suryakepri.com, menanggapi rencana pemberlakuan PSBB di Batam.

Mengenai wacana pemberlakuan PSBB itu menurut Wali Kota Batam M Rudi masih dalam pematangan. Mereka sedang menyiapkan data-data.

Dikatakan Nuryanto, DPRD Kota Batam mendukung upaya-upaya penanganan corona yang kini semakin mendesak untuk dilakukan langkah tegas.

Salah satunya adalah soal konsekuensi pemerintah kota menjamin kebutuhan warga selama PSBB diberlakukan.

“Soal anggaran (bantuan ke masyarakat), karena ini tidak dianggarkan sejak awal dalam APBD 2020, tentu harus dilakukan penggeseran-penggeseran alokasi, juga penyesuaian-penyesuaian anggaran lainnya, dan sebagainya,” katanya.

Ia menilai Pemko Batam harus lebih cepat lagi bergerak. Pemko tidak perlu ragu-ragu untuk mengkoordinir semua elemen dan stakeholders.

Bahkan selama ini menurut Nuryanto, komunitas-komunitas, lembaga-lembaga sosial, instansi, hingga pengusaha sudah berinisiatif menggalang bantuan. Itu wujud gotong-royong yang bagus.

Ia meminta Pemerintah Kota Batam lebih cekatan mengambil inisiatif guna merangkul semua elemen dalam langkah yang sinergi dalam melawan wabah Corona ini.

“Jangan kepercayaan kepada pemerintah daerah melemah, misalnya karena bicara anggaran. Kita pemerintah daerah harus mampu merangkul semau elemen, dan kita optimis mampu melalui ini semua,” kata Nuryanto.

Satu hal lagi, mengenai kewajiban warga memakai masker, Nuryanto mendesak kepada Pemko Batam untuk mencukupi kebutuhan warga.

Ia mendesak Pemko Batam mengambil inisiatif pembuatan masker yang nantinya bisa dibagikan secara gratis ke masyarakat.

“Social distancing diperketat, warga diwajibkan mengenakan masker jika keluar rumah. Itu wajib. Nah Pemko silahkan ambil inisiatif produksi yang banyak, dan bagikan makser-makser ke masyarakat,” katanya.

“Mungkin warga kesulitan untuk medapatkan masker. Itu konsekuensi pemerintah untuk menjalankan aturan itu. Soal anggaran, mari kita bahas. Dewan pada intinya mendukung,” kata Cak Nur lagi.

sumber: suryakepri.com

News Feed