Gubernur Ansar Terima Audiensi

METROBATAM.COM. TANJUNGPINANG – Sepanjang Selasa (22/6), di tengah aktivitas mengkoordinasikan target vaksinasi di Provinsi Kepulauan Riau, Gubernur H Ansar Ahmad menerima audiensi perwakilan beberapa instansi di Ruang kerja Kantor Gubernur, di Dompak,Tanjungpinang. Instansi yang diterima oleh Gubernur Ansar antara lain Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), BNN Kepri, BTN, Mandiri Taspen, BP POM Kepri, dan perwakilan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

Kepada perwakilan LVRI, Gubernur Ansar mengutarakan komitmennya untuk terus memperhatikan kesejahteraan para veteran di Kepulauan Riau. Ia berujar bahwa sudah merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memberikan bantuan untuk membantu veteran sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa-jasa veteran.

Bacaan Lainnya

“Para veteran merupakan para pejuang atas apa yang kita nikmati hari ini, saya mengapresiasi kesudian orang-orang tua kita mengunjungi kami anak-anaknya di sini, kami akan mengusahakan untuk peningkatan kesejahteraan veteran. Itu komitmen kami,” kata Gubernur Ansar.

Perwakilan Legiun Veteran Kepri H. Rochman mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kesediaan Gubernur Ansar menerima para veteran. Dirinya berharap kedepannya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus memperhatikan nasib para veteran.

“Bentuk perhatian dari Gubernur adalah apa yang kami butuhkan, dan untuk hal itu kami sangat bersyukur,” ucap H. Rochman.

Sementara itu, Gubernur Ansar juga mendukung program KPR Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA) yang dilaksanakan oleh Bank Tabungan Negara (BTN). Tapera sendiri merupakan program yang dirancang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat. Pada tahap pertama, Tapera akan dikhususkan kepada para ASN.

Gubernur Ansar mengatakan akan mengusahakan penyediaan lahan yang akan diperuntukkan bagi rumah hunian ASN. Dengan begitu ASN akan terpusat pada ibukota Provinsi.

“Kita akan fasilitasi itu, biar kita lihat pemberian lahannya. Sehingga nanti pembiayaan pembangunan rumahnya akan bisa lebih murah,” tutur Gubernur Ansar.

Dilansir oleh BTN, para ASN yang memenuhi kriteria untuk menerima KPR Tapera akan akan mendapatkan suku bunga KPR sebesar 5 persen, fixed rate dengan tenor sampai dengan 30 tahun.

Pada kesempatan yang sama, audiensi Gubernur Ansar dengan perwakilan Mandiri Taspen mendiskusikan tentang pemberdayaan para pensiunan. Pensiunan yang dibawah layanan Mandiri Taspen yang kini memakai nama Bank Mantap mendapatkan berbagai fasilitas seperti pelayanan kesehatan gratis dan juga berbagai macam kegiatan-kegiatan positif seperti acara berbagi, bimbingan religi, dan lain sebagainya.

Selain itu Bank Mantap juga mempunyai program pencanangan kewirausahaan bagi para pensiunan. ASN yang menjelang pensiun selama satu atau dua tahun akan dibekali dengan ilmu kewirausahaan seperti pembentukan Warung Mantap Sejahtera yang akan berbentuk seperti warung dengan konsep yang modern.

Kepada perwakilan Mandiri Taspen, Gubernur Ansar mengatakan bahwa tugas membangun daerah adalah pekerjaan yang harus dilakukan bersama-sama sehingga koordinasi dan komunikasi antar lembaga baik pemerintah dan swasta harus terjalin dengan baik.

“Apa yang menjadi kewajiban masing-masing harus dikerjakan, saling bekerjasama antara satu sama lain tentu membangun daerah ini menjadi pekerjaan yang bisa kita pacu,” ucap Gubernur Ansar.

Pun kepada BPOM Kepri, Gubernur Ansar mengingatkan bahwa dikarenakan letak Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan banyak negara, maka pengawasan obat dan makanan harus sangat ketat. Dikarenakan ada banyak kemungkinan beredarnya makanan dan obat yang tidak melalui pengujian oleh BPOM.

“Konsumsi makanan dan obat yang tidak melalui uji BPOM tidak hanya membahayakan masyarakat, di situasi seperti ini kita tidak boleh menambah resiko dengan makanan dan obat yang sembarangan,” jelas Gubernur Ansar.

Dalam rangkaian agenda audiensi tersebut, Gubernur Ansar didampingi oleh beberapa pimpinan OPD antara lain Kepala Badan Kesbangpol Lamidi, Kepala Dinas Kesehatan M. Bisri, dan beberapa staf khusus yaitu Suyono Saeran dan Nazaruddin Ali. (B.Ar/Hum)

Pos terkait