Kecam Aksi Pembongkaran Pasar Induk Jodoh Batam, Rohaizat: Pemerintah Juga Harus Bekerja dengan Hati

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam, Rohaizat

METROBATAM.COM. BATAM – Paska terjadinya penggusuran pasar induk Jodoh Batam di tengah-tengah PPKM Level IV di Batam, yang mengakibatkan Friska Ginting meninggal dunia karena serangan jantung pada Senin (25/7/2021) kemarin.

Atas kejadian tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam, Rohaizat sangat menyayangkan aksi yang dilakukan tim terpadu Pemerintah Kota Batam dengan melakukan pembongkaran di tengah-tengah PPKM seperti ini.

Bacaan Lainnya

“Intinya saya sebagai Anggota DPRD Kota Batam yang juga sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Batam Rohaizat sangat menyayangkan aksi penggusuran yang dilakukan oleh Tim Gabungan, apalagi sampai ada Korban yang meninggal dunia karena syok atas aksi penggusuran tersebut,” kata Rohaizat.

Dikatakan Rohaizat, dirinya mengecam atas penggusuran yang menimbulkan kerumunan massa di tengah-tengah Pemberlakuan PPKM, terlebih lagi menimbulkan korban jiwa.

“Ini kan masih PPKM, tentu dari penggusuran itu akan menimbulkan kerumunan nantinya, nah terlebih lagi sampai menimbulkan korban jiwa atas penggusuran itu,” katanya.

Ia juga mengatakan, saat ini situasi ini masyarakat sedang sulit ekonominya. Dengan adanya aksi penggusuran ini, tentu membuat masyarakat semakin susah.

“Pemerintah itu seharusnya bijak, bekerja lah pakai hati, sehingga rakyat tidak kecewa akibat dari penggusuran tersebut,”sebutnya.

Rohaizat berharap Pemerintah Kota Batam beserta tim gabungan berhenti melaksanakan kegiatan penggusuran ini yang tentunya memicu timbulnya kerumunan dan keributan.

“Selain itu Pemerintah juga harus bertanggung jawab atas insiden meninggal dunianya warga karena Syok atas kejadian ini,” tutupnya. (Fai)

Pos terkait