METROBATAM.COM, BUKITTINGGI – Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional dan HUT Kota Bukittinggi ke 238, pemko Bukittinggi mengadakan lomba anak usia dini yang di ikuti oleh Taman Kanak kanak se Kota Bukittinggi, kegiatan ini dilangsungkan di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (13/12/22).
Melvi Abra, Kadis Pendidikan dalam sambutan mengatakan, dasar hukum pelaksanaan lomba Anak Usia Dini ini undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional di mana salah satunya upaya pembinaan kepada Anak anak sejak lahir hingga usia 6 tahun, perlu di laksanakan dalam membantu pertumbuhan jasmani dan rohani, agar anak anak mandiri dalam memasuki usia sekolah.
Dalam kegiatan lomba kali ini mengambil tema ” Anak terlindungi, Indonesia Maju” adapun tujuan dari pelaksanaan ini yaitu pengenalan kepada anak tentang Agama, dan aqidah se dini mungkin dan mengenalkan perintah Allah falam kehidupan sehari hari seperti pembacaan ayat suci alquran, shalat dan doa sehari hari, ujar Kadis pendidikan.
“Di samping itu dalam kegiatan tersebut kita juga menampilkan bakat seni dan budaya serta ke agamaan, juga pengenalan adat alam minangkabau, objek objek wisata di lingkungan Kota Bukittinggi,” imbuhnya.
Lebih lanjut Viona Erman Safar selaku Bunda paud Kota Bukittinggi, dalam sambutannya mengatakan, perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini di buktikan makin banyak nya sekolah snak usia dini yang diprakarsai oleh masyarakat ataupun secara mandiri.
“Perkembangan ini sangat positif jika di lihat dari akses perluasan akses layanan pendidikan, yang merupakan program utama bagi pendidikan Nasional, pada tahun 2015 pemerintah telah menetapkan kebijakan pengembangan pendidikan anak usia dini melalui holistik integratif yang terintegrasi dengan posyandu dan BKB dengan tujuan yaitu pendidikan anak usia dini tidak menekan pendidikan semata,” katanya.
Viona menambahkan, di kota Bukittinggi sendiri terdiri dari 104 lembaga PAUD dan yang terintegrasi dengan posyandu dan BKB ada 23, untuk melaksanakan kebijakan ini pemerintah terus mendorong dan meperluas kesempatan bagi masyarakat berpartisipasi dalam pengembangan layanan pendidikan anak usia dini melalui pendirian berbagai jenis satuan pendidikan seperti taman kanak kanak dan kelompok bermain.
“Jenis lomba yang diadakan kali ini di antaranya, lomba sambung ayat antar orang tua dan anak, membaca Alfathia, bercerita tentang sejarah Kota Bukittinggi, mengambar serta fashion show. Saya juga mengajak bunda PAUD Kecamatan, Kelurahan dan para kader berupaya secara maksimal mengerakan masyarakat berpartisipasi mengembanhkan layanan pendidikan,” tutupnya. ( basa )














