Peras Warga dengan Mengaku Anggota Polantas, Pria di Batam Ditangkap Polsek Lubuk Baja

Pelaku Pemerasan dan Pengancaman Mengaku Anggota Polantas Berhasil Diamankan Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja

METROBATAM.COM, BATAM – Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Thetio Nardiyanto, S.H dan Panit Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Harianto, S.H dan Panit Idik Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Andhika Samudra, S.H., M.H. telah mengamankan 1 (satu) orang laki – laki dewasa inisial V  terduga pelaku Tindak Pidana Pemerasan dan Pengancaman yang terjadi pada hari Minggu tanggal 16 April 2023 sekira pukul 21.00 WIB di Jalan Samping Praktek Dokter Gigi Hermanto, Jalan Imam Bonjol, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau. Jumat (28/04/2023).

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yudi Arvian, S.H., S.I.K. menjelaskan, kronologis kejadian berawal  pada hari Minggu tanggal 16 April 2023 sekira pukul 21.00 WIB pada saat itu pelapor bersama dengan Melisa baru selesai makan dan mengendarai sepeda motor, dalam perjalanan pulang tiba -tiba ada seorang pengendara motor memepet kendaraan pelapor dengan mengatakan “ kenapa tidak pakai helm, tolong minggir dulu, saya Satlantas”,  saat itu juga korban langsung berhenti dan pelaku langsung memfoto plat sepeda motor yang dikendarai korban.

Kemudian, pelaku menjelaskan bahwa korban telah ditilang online dan menyuruh mengambil tilang di mall pelayanan publik dengan denda  Rp  1.000.000,- (satu juta rupiah), jika tidak dibayar akan dihukum penjara selama 1 ( satu) bulan dan sepeda motor akan dibawa ke kantor, mendengar hal tersebut korban ketakutan dan korban meminta agar dibantu dan tidak ditilang, lalu korban menawarkan uang sebesar Rp. 200.000 sebagai uang damai, namun pelaku menolak dengan alasan korban banyak melakukan kesalahan dan pelaku meminta uang sebesar Rp. 450.000,- (empat ratus lima puluh ribu rupiah) namun korban tidak ada uang.

Selanjutnya, pelaku meminta  handphone milik korban sebagai jaminan namun korban keberatan dan pelaku tetap memaksa agar korban menyerahkan handphonenya,  karena pelaku tidak berhasil mendapatkan handphone milik korban kemudian pelaku meminta KTP milik korban untuk dijadikan jaminan. Karena korban melihat pelaku semakin marah jika tidak menyerahkan KTP, akhirnya korban menyerahkan KTP miliknya dengan terpaksa kepada pelaku. Selanjutnya KTP tersebut bisa diambil pada hari senin tanggal 17 April 2023 sekira pukul 21.00 WIB s/d 22.00 WIB di SPBU Pelita dengan membawa uang Rp. 450.000,- (empat ratus lima puluh ribu rupiah).

Bacaan Lainnya

“Akibat dari kejadian tersebut pelapor merasa takut akibat pemaksaan yang dilakukan pelaku serta mendengar ancaman hukuman akan dipenjara yang disampaikan pelaku,” ujar Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yudi Arvian, S.H., S.I.K.

“Kemudian, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Baja. Setelah menerima laporan dari pelapor selanjutnya Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Thetio Nardiyanto, S.H, Panit Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Harianto, S.H dan Panit Idik Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Andhika Samudra, S.H., M.H langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku inisial V di Jalan depan SPBU Pelita Kecamatan Lubuk Baja – Kota Batam yang sedang menunggu korban membawa uang yang diminta pelaku. Selanjutnya terhadap pelaku beserta barang bukti yang didapatkan dibawa ke Polsek Lubuk Baja untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” jelas Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yudi Arvian, S.H., S.I.K.

“Adapun barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku antara lain   1 (Satu) Unit Handphone Merk Vivo S1 Pro Warna Sky Blue dengan nomor Imei 1 : 864011046730414 dan Imei 2 : 864011046730406, 1 (satu) Unit Sepeda Motor Merk Honda Scoopy Warna Abu-abu Nopol BP 2895 UM dengan No. Ka : MH1JM313XLK525704 dan No. Sin : JM31E3520831, 1 (satu) Buah Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama MELDA KRISTINA MANALU, dan Uang tunai sebesar Rp.450.000;-(empat ratus lima puluh ribu rupiah),” ungkap Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yudi Arvian, S.H., S.I.K.

“Atas perbuatannya terhadap tersangka disangkakan Pasal 368 ayat 1 K.U.H.Pidana,” pungkas Kapolsek Lubuk baja Kompol Yudi Arvian, S.H., S.I.K. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *