BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLI Tahun 2025 Tingkat Provinsi Sumatera Barat dengan membuka halaman Alquran berukuran besar, sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan MTQ ke XLI, 13/12/25
Pembukaan MTQ yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala daerah se-Sumatera Barat, tokoh agama, alim ulama, serta ribuan peserta dan masyarakat. Suasana religius semakin terasa saat Gubernur Mahyeldi membuka lembaran Alquran besar di hadapan para undangan.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam, mengingat Sumatera Barat tengah menghadapi berbagai ujian dan bencana. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup serta sumber kekuatan spiritual.
“Walaupun kita berada di tengah berbagai bencana dan cobaan yang sedang dihadapi, mari kita jadikan momentum MTQ ini untuk semakin meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, dengan berserah diri sepenuhnya kepada-Nya,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, Alquran tidak hanya untuk dilombakan dalam MTQ, tetapi harus benar-benar dipahami, diamalkan, dan dijadikan pegangan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan pemerintahan.
Gubernur Mahyeldi juga berharap MTQ XLI ini mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
MTQ XLI Tahun 2025 Tingkat Provinsi Sumatera Barat diikuti oleh kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumbar, yang akan berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan mengusung semangat religius dan kebersamaan.
Dengan dibukanya halaman Alquran besar oleh Gubernur Mahyeldi, secara resmi MTQ XLI Tahun 2025 Tingkat Provinsi Sumatera Barat pun dimulai, membawa harapan agar nilai-nilai Alquran semakin membumi di Ranah Minang.
(Basa)














