BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, secara resmi melepas Pawai Ta’ruf Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi.
Kegiatan ini menjadi agenda pembuka rangkaian MTQN XLI yang diikuti kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, 13/12/12
Pelepasan pawai berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, tokoh agama, tokoh adat, serta disaksikan ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai.
Dalam sambutannya, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya MTQN XLI di Sumatera Barat, khususnya di Kota Bukittinggi. Ia menegaskan bahwa MTQN merupakan momentum strategis untuk memperkuat syiar Islam serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
“MTQN bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, membangun karakter generasi Qur’ani, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ramlan Nurmatias.
Walikota juga mengajak seluruh masyarakat Bukittinggi untuk berperan aktif menyukseskan pelaksanaan MTQN dengan menjadi tuan rumah yang ramah, tertib, dan menjaga suasana kondusif selama kegiatan berlangsung.
Pawai Ta’ruf diikuti oleh seluruh kafilah MTQN XLI dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Para peserta tampil mengenakan pakaian adat dan busana muslim khas daerah masing-masing, serta menampilkan beragam atraksi seni dan budaya Islami yang mencerminkan kekayaan budaya Minangkabau dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang pelaksanaan pawai, yang sekaligus menjadi sarana memperkenalkan budaya, nilai religius, serta potensi pariwisata Kota Bukittinggi kepada para tamu dan peserta MTQN.
Dengan dilepasnya Pawai Ta’ruf ini, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap seluruh rangkaian MTQN XLI Provinsi Sumatera Barat dapat berjalan lancar, aman, dan sukses, serta memberikan dampak positif bagi penguatan nilai-nilai keagamaan dan persatuan umat.
(Basa)














