METROBATAM.COM|BATANG HARI – Berdalih ingin cepat selesai , pekerjaaan cetak sawah Rakyat program ketahanan pangan presiden RI Prabowo Subianto di kelurahan Pasar Baru kecamatan Muara Bulian kabupaten Batang Hari provinsi Jambi terdampak banjir.
Bagaimana tidak , proyek yang seharusnya juga menjadi visi dan misi bupati Batang hari super Tangguh ini sekarang seperti Danau dan menjadi pemandangan wisata air bagi pengguna jalan yang melewati lokasi Cetak sawah di kelurahan Pasar Baru Kabupaten Batang Hari.
Berdasarkan keterangan yang di himpun Jurnalis, proyek ketahanan pangan yang di kelola dinas pertanian provinsi Jambi ini anggarannya bersumber Dari APBN dan pelaksanaan pekerjaan nya juga tidak transparan karena tidak adanya papan informasi tentang cetak sawah yang berlokasi di kelurahan pasar baru dan kelurahan Yang ada di kecamatan Muara Bulian Batang Hari lainnya .
Terkait dugaan gagalnya percepatan pengerjaan cetak sawah Rakyat yang di duga kuat anggarannya bersumber dari dana APBN ini telah menjadi buah bibir masyarakat ,apalagi pengerjaan proyek cetak sawah ini mengerahkan enam alat berat untuk membuka lahan tersebut Yang di sudah sewanya mencapai puluhan juta rupiah.
Seorang warga inisial SRM merasa kecewa dengan pengerjaan proyek cetak sawah Rakyat ini karena kuat dugaan proyek cetak sawah dikerjakan tanpa survey terlebih dahulu dan kuat dugaan proyek ini tidak melibatkan pihak kelurahan yang mengetahui kondisi lingkungan bahkan kawasan yang selama ini menjadi daerah serapan air kini menjadi lapangan Air akibat meluap nya air sungai Batang Hari.
Lurah kelurahan Pasar Baru Hendra SE saat di konfirmasi melalui via Whatshap Rabu (07/01/2026) mengatakan “Untuk kegiatan CSR (Cetak Sawah Rakyat) di Kelurahan Pasar Baru, secara izin laporan kegiatan sudah di ketahui Pemerintah Kelurahan Pasar Baru selaku satu penerima program CSR tahun 2025, yang dikoordinasikan oleh PPL Pasar Baru kepada kami. Untuk teknis, perkembangan dan hasil dari kegiatan di lapangan sepenuhnya menjadi ranah pihak ketiga yang telah mendapatkan amanah untuk menyelesaikan pekerjaan yang di maksud, dan kapasitas kami hanya membantu untuk memperlancar kegiatan di lapangan apabila diperlukan.Kata Hendra SE Lurah Pasar Baru .
Dari pantauan media Minggu (04/01/2026) Lokasi cetak sawah Rakyat (CSR)program ketahanan pangan RI di kelurahan pasar baru belum pernah di jadikan masyarakat kelurahan pasar Baru sebagai lahan persawahan, tidak seperti kelurahan lain yang di jadikan lokasi cetak sawah, contohnya kelurahan Rengas Condong sebelum di kerjakan di ketahui oleh warga dan memang lokasi di kelurahan Rengas Condong sebelum nya adalah lahan persawahan .
Sebagai kontrol sosial , meminta kepada aparat penegak hukum segera mengusut tuntas tentang pengerjaan cetak sawah di kelurahan Pasar Baru kecamatan Muara Bulian,ada apa dengan tranparansi anggaran cetak sawah Rakyat yang menggunakan uang negara terkesan di rahasiakan.
(MB/Aspin)














