METROBATAM.COM || GROBOGAN – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pusat yang menyebabkan penurunan alokasi dana desa di tahun 2026, Pemerintah Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi Grobogan, berhasil merealisasikan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 60 meter di wilayah Dusun Nglencong.
Pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 ini tetap berjalan meski diakui terdapat penurunan pagu anggaran dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Desa Kedungrejo, Ali Mahmudi, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang disepakati melalui Musyawarah Desa (Musdes).
“Tahun ini kami memang harus putar otak akibat efisiensi anggaran. Tapi, jalan sepanjang 60 meter di Dusun Nglencong ini sangat vital bagi mobilitas warga, karena sudah lama rusak. Pembangunan ini merupakan prioritas kami untuk meningkatkan konektivitas dan perputaran ekonomi warga desa,” ujar Ali Mahmudi, Kamis (30/04/2026).
Pembangunan jalan rabat beton ini dikerjakan dengan metode padat karya tunai desa (PKTD), yang melibatkan tenaga kerja lokal. Upaya ini bertujuan agar manfaat Dana Desa tidak hanya dirasakan dari hasil fisiknya, tetapi juga memberikan pendapatan tambahan bagi warga desa.
Antusiasme warga terlihat tinggi saat pengerjaan. Salah satu warga setempat, Purjiem , menyambut baik terwujudnya jalan beton tersebut. “Saya suka sekali jalannya dulu berbatu dan becek saat hujan. Terima kasih kepada pemerintah desa yang tetap memprioritaskan pembangunan ini meski anggaran terbatas,” ungkapnya.
Sebagai informasi, pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Permendes PDT) Nomor 16 Tahun 2025 telah menetapkan 8 prioritas penggunaan Dana Desa 2026, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur dasar yang mendukung ekonomi desa. Langkah Desa Mulyoagung ini menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak menghalangi komitmen desa untuk memberikan pelayanan infrastruktur yang layak.
Red @Ayik














