Metrobatam.com, Bukittinggi – Seorang driver Ojek Online (Ojol) di Jakarta meninggal karena pecah pembuluh darah (kanker darah) gusrianto di RS. Abdul Moeis, Jakarta Timur, Kamis (16/7) pagi.
Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias turut menyampaikan rasa duka yang dalam berterima kasih kepada komunitas driver Ojol yang telah mengantarkan jenazah Gusrianto ke rumah istrinya di kampung Pisang.
Gusrianto warga Kampung Pulasan, Kota Bukittinggi. Jenazahnya dibawa ke Bukittinggi dan diiringi secara beranting oleh para driver Ojol mulai dari Jakarta sampai ke Bukittinggi, Kamis pukul 21.00 WIB kemaren.
Almarhum yang juga alumni STM Negeri Bukittinggi angkatan 95 yang bekerja sebagai driver Ojek Online di Jakarta Timur. Memiliki satu orang isteri dari Kampung Pisang, dengan dua orang anak yang masih kecil.
“Almarhum meninggal dunia karena pecah pembuluh darah atau kanker darah, penyakit yang dideritanya. Jenazah almarhum dibawa ke Bukittinggi dan dikebumikan di Pandam keluarga istrinya di Kampuang Pisang, Jumat (17/7),” ungkap Hendra St. Rky Mulia.
Kemudian, kami atas nama keluarga dan alumni STM Negeri Bukittinggi angkatan 95 sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada komunitas Ojek Online (Ojol), baik itu yang berada di Jakarta maupun yang ada di Sumatera Barat.
“Sebab Jenazah Almarhum mulai berangkat dari rumah duka di Jakarta Timur sampai ke rumah istrinya di Kampuang Pisang selalu dikawal oleh driver Ojol,” jelasnya.
“Komunitas ini patut kita apresiasi bersama,” ujar Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. (Basa)














