H.Syafril, ST.Par, M.Par Terpilih Menjadi Ketua DPD ASPPI Sumbar Periode 2026 / 2030

BUKITTINGGI, METROBATAM.COMPelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Sumatera Barat masa bakti 2026–2030 berlangsung khidmat di Hotel Palace Bukittinggi. Kegiatan ini dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai langkah awal merumuskan arah dan strategi pengembangan pariwisata Sumbar ke depan, Rabu, 06/05/26.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Dr. Lila Yanwar, M.Ars, serta Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ASPPI. Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan peran ASPPI dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata di daerah.

Dalam sambutannya, Dr. Lila Yanwar menegaskan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia berharap kepengurusan ASPPI yang baru mampu bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya dalam mengembangkan destinasi wisata yang berkelanjutan.

Menurutnya, Sumatera Barat memiliki potensi wisata yang luar biasa, mulai dari keindahan alam, kekayaan budaya, hingga kuliner khas yang sudah dikenal luas. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat agar potensi tersebut dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Bacaan Lainnya

Ketua DPP ASPPI Provinsi Sumbar H.Syafril.S.T.Par.M.Par dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan harapannya agar DPD ASPPI Sumbar mampu menjadi motor penggerak bagi pelaku industri pariwisata. Ia menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan tren wisata, terutama di era digital saat ini.

Pelantikan pengurus DPD ASPPI Sumbar periode 2026–2030 ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan serta penyerahan bendera organisasi. Momentum ini menjadi awal bagi pengurus baru untuk menjalankan amanah dalam memajukan sektor pariwisata di Ranah Minang.

Sementara itu, Rakerda yang digelar setelah pelantikan menjadi forum strategis untuk menyusun program kerja ke depan. Berbagai isu dibahas, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan promosi wisata, hingga pengembangan destinasi berbasis kearifan lokal.

Peserta Rakerda yang terdiri dari pengurus dan anggota ASPPI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Mereka memberikan berbagai masukan dan gagasan konstruktif demi kemajuan organisasi dan sektor pariwisata secara umum.

Lebih lanjut H.Syafril juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, serta komunitas lokal. Sinergi ini dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam promosi wisata juga menjadi perhatian utama. Pengurus ASPPI didorong untuk memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya guna menjangkau pasar wisatawan yang lebih luas, baik domestik maupun mancanegara.

Kegiatan pelantikan dan Rakerda ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program kerja yang konkret dan implementatif. Dengan demikian, ASPPI Sumbar dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan serta kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, ASPPI Sumatera Barat periode 2026–2030 optimistis mampu membawa sektor pariwisata daerah ke arah yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan di masa mendatang.

(Basa)

Pos terkait