oleh

Polsek Kawasan Pelabuhan Batam Ringkus Pelaku Pemalsuan Surat Keterangan Hasil Swab Covid-19

Metrobatam.com, Batam – Polsek Kawasan Pelabuhan Batam meringkus Pelaku inisial SR pelaku pemalsuan surat keterangan hasil Swab COVID-19. Atas perbuatannya, tersangka terancam pidana penjara maksimal 7 tahun penjara.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam, AKP Budi Hartono S.I.K M.M menjelaskan, kasus ini sedang kami proses dengan tuntas dan profesional tentunya sekarang sudah masuk ke tahap penyidikan akan terus kami kembangkan dan koordinasi dengan JPU untuk kami kawal kasusnya hingga tuntas P21.

“Kami berharap tidak ada lagi pelaku lain yang berani mencoba coba melakukan hal yang serupa. Tentunya instansi berwenang untuk mengecek kelengkapan dokumen dokumen tersebut pasti akan lebih diperketat lagi dan teliti,” ujarnya.

“Adapun kronologis kejadian sebagai berikut Pada hari Jumat tanggal 08 Januari 2021 sekira pukul 14.30 WIB, Korban Sdri. ENS datang dari Malang untuk Bekerja di Singapore Selanjutnya Korban sdri. ENS dibawa kerumah Tersangka SR Alias PJ untuk menginap.

Selanjutnya, keesokan harinya pada hari sabtu tanggal 09 Januari 2021 sekira pukul 06.30 WIB Korban Sdri. ENS bersama Tersangka SR Als PJ  menuju pelabuhan Internasional Batam Center kota batam setibanya di Pelabuhan Batam Center Tersangka SR Als PJ mengurus surat – surat keberangkatan Korban Sdri. ENS kemudian sekira Pukul 10.40 WIB Tersangka SR Als PJ menyerahkan surat-surat keberangkatan milik Korban Sdri. ENS selanjutnya berangkat menuju Singapore dengan menggunakan kapal Feri SINDO sesampainya di Singapore Korban Sdri. ENS dilakukan Pengecekan surat-surat oleh Petugas Pelabuhan Singapore lalu didapati Surat Hasil Pemeriksaan PCR SWAB Laboratorium Klinik Gatot Subroto Positif selanjutnya sdri. Ella Saritta dipulangkan Ke Batam Indonesia melalui Pelabuhan internasional Batam centre,” jelas Kapolsek.

“Setibanya di pelabuhan internasional Batam Center Tim Gugus Tugas Covid 19 melakukan Pengecekan di Laboratorium Klinik Gatot Subroto a.n ENS. Apakah ada melakukan pemeriksaan PCR SWAB dii klinik tersebut lalu Pihak Laboratorium Klinik Gatot Subroto megatakan Pasien a.n ENS tidak ada melakukan Pemeriksaan PCR SWAB Laboratorium Klinik Gatot Subroto mengetahui hal tersebut Pihak Laboratorium Klinik Gatot Subroto membuat Laporan Ke Polsek Kawasan Pelabuhan,” ungkap Kapolsek.

Dalam kasus ini polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain 3 unit Hand Phone, 4 lembar surat Hasil PCR SWAB COVID 19 Laboratorium Klinik Gatot Subroto ( Palsu ) an : RU, JL, JM,LN,IA. Foto surat Hasil PCR SWAB COVID 19 Laboratorium Klinik Gatot Subroto milik saksi An EN, Surat hasil PCR SWAB COVID 19 Laboratorium Klinik Gatot Subroto milik saksi An EN dibuang ke Laut ( DPB ).

“Kepada polisi, tersangka SR Alias PJ mengaku mendapatkan surat hasil pemeriksaan PCR SWAB COVID 19 Laboratorium Klinik Gatot Subroto berawal dari bulan Desember 2020 Pelaku WN selaku pembuat surat ( DPO ) menawarkan apabila ingin membuat surat kesehatan PCR SWAB Palsu bahwa pelaku WN Selaku pembuat surat (DPO) bisa membuatnya selanjutnya tersangka SR Als PJ langsung menyuruh pelaku WN untuk membuat surat hasil PCR SWAB Palsu RU, JL, JM,LN,IA.,” terang Kapolsek.

Selanjutnya, Tersangka SR membayar surat hasil pemeriksaan PCR SWAB Palsu tersebut sebesar Rp 50.000 ( Lima puluh Ribu Rupiah ) kepada pelaku WN selaku pembuat surat (DPO) Selanjutnya tersangka SR menjual surat hasil pemeriksaan Swab ke calon Pekerja Migran dari harga Rp 500.000 ( Lima Ratus Ribu Rupiah) sampai dengan Rp 700.000 ( Tujuh Ratus Ribu Rupiah ) kepada calon pekerja migran.

Kemudian, pada hari sabtu tanggal 09 Januari 2021 Tersangka SR Als PJ kembali menyuruh Pelaku WN selaku pembuat surat (DPO) untuk membuat surat Hasil Pemeriksaan PCR Swab a.n ENS setelah selesai membuat surat Hasil PCR Swab Pelaku WN selaku pembuat surat (DPO) mengirimkan soft copy tersebut kepada Tersangka SR Als PJ via whatshapp selanjutnya Tersangka SR Als PJ mengeprint surat tersebut dan menyerahkan surat – surat keberangkatan korban Korban Sdri. ENS tanpa dilakukan pengecekan korban selanjutnya Korban Sdri. ENS Berangkat melalui pelabuhan internasional batam centre menuju Singapore.

Kapolresta Barelang Polda Kepri Kombespol Yos Guntur, SIK membenarkan adanya sindikat pemalsuan Surat Hasil PCR Swab yang saat ini sudah di tangani oleh Polsek Kawasan Pelabuhan Batam.

“Dan kini masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap tersangka, tim juga memburu WN, yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Kawasan Pelabuhan Batam,” ungkap Kapolresta Barelang melalui Kasubbag Humas AKP Betty Novia. (Yandra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed