Kunjungan Masih Tinggi, Setda Kota Cirebon Atur Strategi untuk Operasional Alun-alun Kejaksan

Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Sugiyanto

METROBATAM.COM. Cirebon – Kunjungan warga maupun wisatawan ke Alun-alun Kejaksan sejak dibuka pada 12 April 2021 masih ramai sampai hari ini. Hal tersebut membuat penanggung jawab alun-alun yakni Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon membuat beberapa strategi agar pengunjung nyaman dan kondisi alun-alun tetap terjaga.

Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Sugiyanto menyampaikan, pengunjung Alun-alun Kejaksan sampai saat ini masih belum berkurang sejak pertama dibuka, terlebih pada akhir pekan atau hari libur.

Bacaan Lainnya

“Untuk menjaga keamanan petugas Pamdal kami dan Linmas dari Satpol-PP lebih fokus pada malam hari,” ujar Sugiyanto.

Menurutnya, saat ini yang bertugas menjaga alun-alun ada beberapa dinas, antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) serta Satpol PP Kota Cirebon.

“Setiap dinas ini memiliki tugas dan fungsi masing-masing,” kata Sugiyanto.

Untuk petugas Linmas, dijelaskannya, total ada 18 orang yang dibagi menjadi tiga shift, dari DLH ada 16 orang terdiri dari satu orang pengawas dan 15 orang lainnya sebagai petugas kebersihan.

“Shift-nya sudah diatur sedemikian rupa dari pagi sampai pagi lagi, jadi tidak ada jeda kosong, untuk Linmas juga seperti itu,” jelasnya.

DPRKP, kata Sugiyanto, tugas dan fungsi di alun-alun untuk menyiram rumput dan tanaman. Sehingga, waktunya pada saat malam hari.

“Teman-teman dari DPRKP ini mulai dari penyiraman, bagaimana taman ini bisa tertata, dari Bagian Umum ada tim petugas kebersihan sepuluh orang untuk menjaga kebersihan toilet baik yang ada di basement maupun yang ada di area alun-alun,” ucapnya.

Sugiyanto mengungkapkan, tim petugas keamanan, ketertiban dan kebersihan Alun-alun Kejaksan sudah lengkap. Jadi, begitu operasional alun-alun sudah tutup yakni pukul 22.00 WIB, maka tim tersebut langsung bergerak.

“Begitu jam operasional tutup, tim menyisir alun-alun sehingga pagi hari tidak terlihat lagi sampah dan pagi harinya tinggal bersih-bersih apa yang pada malam hari tidak terlihat,” pungkasnya.

(Januar/Cirebonkota)

Pos terkait