Anggota DPRD Minta Kejaksaan Usut Pembangunan Musholla Kantor Camat Bintan Timur

Anggota DPRD Minta Kejaksaan Usut Pembangunan Musholla Kantor Camat Bintan Timur

METROBATAM.COM|BINTAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan, Tarmizi meminta Kejaksaan Negeri Bintan segera memeriksakan pembangunan Proyek Pembangunan Musholla Kantor Camat Bintan Timur tahun anggaran 2018.

Belum adanya tempat wudhu di Musholla tersebut

Karena, menurut Tarmizi bangunan yang dibangun oleh Dinas Perkim tahun 2018 ini belum diserah terimakan kepada Kecamatan Bintan Timur.

Bacaan Lainnya
Lantai Musholla yang belum layak untuk digunakan

“Hal ini membuat kita bertanya-tanya ada apa kok bisa bagunan yang dari tahun 2018 belum diserahkan ke Kecamatan Bintan Timur. Padahal itu bangunannyakan pakai duit rakyat,” sebut Tarmizi, Minggu (12/9) kemarin.

Tarmizi menduga ada hal yang tidak sesuai dengan speak dan terkesan disembunyikan oleh Dinas Perkim Kabupaten Bintan.

“Kalau menurut saya ini kayak ada kejanggalan. Kemungkinan speaknya ini dengan anggaran tak cocok mungkin misalnya saja musholla itu ada keramiknya tapi sampai sekarang tidak terpasang keramiknya,” tegasnya.

Pantauan Media ini, di Musolla tersebut belum terpasang lantai yang layak dan tidak terdapat tempat untuk mengambil air wudhu.

Sementara itu PPTk kegiatan Pembangunan Musholla Kantor Camat Bintan Timur pada tahun 2018, Ari priandana menegaskan akan segara menyerahkan aset bangunan tersebut ke Pihak Kecamatan Bintan Timur.

“Targetnya secepatnya ya bang, bsok saya akan kembali memonitor progres kelengkapan administrasinya dengan berkoordinasi dengan kawan – kawan di Perkim, bang mudah – mudahan pihak kecamatan nanti tidak padat agenda, dan hari nanti sudah bisa peninjauan bersama untuk kesepakatan kesesuaian item pekerjaan yg tertuang di kontrak,” sebutnya.

Saat disinggung dengan belum tersedianya tempat wudhu dan lantai yang layak untuk solat, Ari belum bisa menjawab tersebut.

“Nanti kami kroscek di daftar item pekerjaan yg sesuai kontraknya ya bang, maklum sudah lumayan lama,tapi seingat saya pagu anggaran kontrak dulu itu belum cukup untuk sarana pendukung lainnya pada kegiatan musholla tersebut. Tapi saya agak – agak lupa – lupa ingat ini. Maklum waktu itu ada beberapa kegiatan tempat ibadah juga ditahun yang sama nanti saya pastikan dulu di RABnya,” tutupnya.

(Budi)

Pos terkait