BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk Tarok Dipo, Kota Bukittinggi, pada Senin dini hari (05/05) menjelang waktu subuh. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya empat unit rumah warga yang mayoritas merupakan bangunan berbahan kayu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bukittinggi, Joni Feri, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Dalam upaya pemadaman, Damkar Bukittinggi mengerahkan enam unit armada, serta mendapat bantuan dua unit armada tambahan dari Kabupaten Agam.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar 25 menit hingga api berhasil dikendalikan dan tidak merambat ke bangunan lain,” ujar Joni Feri.
Ia menambahkan, lokasi kebakaran yang berada di kawasan padat penduduk sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas, mengingat jarak antar rumah yang berdekatan dan material bangunan yang mudah terbakar.
Beruntung, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat kondisi rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Aparat kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Pihak Damkar juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pemukiman padat, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(Basa)















