Enaknya Bisnis Rokok Ilegal, Seakan Dibiarkan Aparat

Enaknya Bisnis Rokok Ilegal, Seakan Dibiarkan Aparat

Metrobatam.com|Batam – Peredaran rokok seperti HD, Rexo dan H Mild serta merk lainnya tak bercukai di seluruh kabupaten kota di Kepri seakan tak pernah habis. Rokok tak bercukai diperjualbelikan dengan harga Rp.10.000 hingga Rp 12.000 per bungkus.

Sepanjang warung kelontong hingga mini market hampir di seluruh daerah Kepulauan Riau menyajikan beragam jenis rokok tak bercukai.

Mulai dari agen besar hingga pedagang eceran menjual rokok-rokok tak bercukai itu dengan harga jauh lebih murah dari rokok bercukai. Beda rokok tak bercukai tak ada pita cukai pada kemasannya.

Padahal Kementerian Keuangan RI melalui Dirjen Bea dan Cukai dengan tegas telah mengatur setiap rokok produk hasil tembakau dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) harus mengantongi pita cukai.

Bacaan Lainnya

Bahkan pita cukai wajib dikenakan pada produk hasil tembakau dan MMEA yang diproduksi dan dikonsumsi di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, serta yang dimasukkan ke dalam kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas sekali pun.

Peraturan itu tertuang dalam Peraturan Dirjen Bea dan Cukai No. PER-12/BC/2022 yang mengatur terkait dengan bentuk fisik, spesifikasi, dan desain pita cukai 2023, berlaku sejak November 2022.

Sesuai Pasal 56 Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai yang berbunyi setiap orang yang menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana berdasarkan undang-undang ini dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Namun faktanya, aktivitas rokok tanpa pita cukai atau ilegal merupakan bisnis terlarang dan merugikan negara itu di Kepri, termasuk di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang, peredaran serta penjualan rokok ilegal sepertinya pembiaran, hingga beredar bebas dijual disejumlah kios rokok di wilayah ini.

Buktinya sampai saat ini, sejumlah toko sampai warung berskala kecil menjual bebas beragam rokok tanpa cukai seperti rokok HD, REXO, RAVE dan lainnya, sangat mudah didapati oleh masyarakat sebagai pangsa pasa pasarnya.

Di antara sejumlah kios rokok di daerah dihampir seluruh dan tempat yang ada di Tanjungpinang dan Batam mengaku, penjualan rokok non cukai tersebut selama ini berlangsung aman tanpa adanya tindakan aparat penegak hukum terkait.

“Sampai sekarang aman-aman saja, bahkan lebih banyak pembeli rokok non cukai itu ketimbang rokok memiliki cukai,” ungkap rata sejumlah pedagang.

(Budi)

Pos terkait