METROBATAM.COM, JAKARTA – MPR RI menyoroti, masyarakat yang mengeluhkan tingginya harga tiket pesawat domestik dibanding tiket penerbangan internasional. Terutama, harga tiket domestik tinggi ketika musim puncak liburan tiba.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, Kemenparekraf dan Kemenhub harus memanggil perusahaan penerbangan. Pemerintah harus menjawab keluhan masyarakat, dalam membahas tingginya harga tiket penerbangan domestik.
“Serta dapat menentukan harga tiket yang sesuai sebagai solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan tingginya harga tiket domestik. Uamanya ketika puncak liburan tiba,” kata Waketum Partai Golkar ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (11/6/2024).
MPR, kata Bamsoet, mengharapkan pemerintah dapat memetakan faktor-faktor penyebabnya tingginya harga tiket domistik. Yakni, mulai dari hulu ke hilir dan segera memperbaikinya sebagai jalan keluar atau solusi yang tepat.
“Meminta Kemenparekraf dan Kemenhub menemukan solusi yang tidak merugikan pihak maskapai manapun. Ketika, nantinya memastikan harga tiket pesawat domestik tidak terlampau tinggi dan masih sesuai dengan daya beli masyarakat,” ucapnya.
Jika tiket penerbangan domestik mahal, Bamsoet mengkhawatirkan, masyarakat Indonesia akan lebih sering ke luar negeri. Oleh karena itu, Kemenparekraf dan Kemenhub perlu mengkaji secara mendalam rencana maskapai asing yang akan didorong bekerja sama dengan perusahaan lokal.
“Agar bisa menambah penerbangan pada rute-rute yang harga tiketnya tergolong tinggi. Guna memastikan hal tersebut merupakan win-win solution bagi masalah yang ada saat ini,” ujarnya. (rri)












