3 Bulan Tak Masuk Kantor, Warga Minta Kades Bakong dicopot

Metrobatam.com, Lingga – Gejolak sosial terjadi di Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, menyusul kekecewaan mendalam dari ratusan warga terhadap kinerja Kepala Desa Bakong, Satria Agusnawan. Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan pada Rabu malam (16/07/2025), warga menilai Kades tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal selama menjabat.

Salah satu sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa lebih dari 300 warga dari total sekitar 500 pemilih telah menandatangani surat protes yang ditujukan kepada pihak kecamatan. Surat tersebut telah disampaikan secara resmi oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kepada Camat Singkep Barat sebagai bentuk aspirasi kolektif masyarakat.

“Sudah lebih dari tiga bulan Kepala Desa tidak pernah terlihat di kantor. Pelayanan administrasi jadi terhambat, warga merasa diabaikan,” ujar narasumber tersebut.

Selain absennya Kepala Desa, warga juga mengkritik lambannya realisasi pembangunan desa. Di bawah kepemimpinan Satria Agusnawan, dinilai tidak ada progres signifikan dalam hal pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kekecewaan itu pun kini meluas dan memunculkan tuntutan agar pemerintah segera turun tangan.

Bacaan Lainnya

Masyarakat mendesak Bupati Lingga, M. Nizar, dan Camat Singkep Barat untuk mengambil langkah tegas, termasuk mempertimbangkan pemberhentian sementara Kepala Desa Satria Agusnawan guna meredam potensi konflik yang lebih besar serta menjaga stabilitas sosial di desa.

Hingga berita ini diterbitkan pada Kamis (17/07/2025), Camat Singkep Barat belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan ini. Upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi melalui pesan WhatsApp belum membuahkan tanggapan.

Hal serupa juga terjadi saat tim redaksi mencoba menghubungi Kepala Desa Satria Agusnawan melalui tiga nomor ponsel berbeda, namun seluruhnya tidak dapat dihubungi.

Warga Desa Bakong berharap agar suara mereka segera ditanggapi secara serius oleh pemerintah daerah. Mereka menekankan pentingnya kehadiran pemimpin desa yang mampu memberikan pelayanan publik secara maksimal dan menunjukkan komitmen nyata terhadap kemajuan desa.

Reporter: Awalludin

Pos terkait