Update 22 Juli 2020 Covid-19 di Batam, Bertambah 4 Kasus Baru Positif dan 3 Pasien Dinyatakan Sembuh

Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Pada hari ini Rabu, 22 Juli 2020, disampaikan rilis kasus terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Batam.

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil temuan kasus baru di Kota Batam. Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini adalah 4 (empat) orang orang perempuan warga Kota Batam.

Read More

Berikut disampaikan riwayat perjalanan penyakit dari pasien terkonfirmasi tersebut sebagai berikut:

1. Seorang perempuan berinisial “Ny.HMBrS” usia 31 tahun, Karyawan Bank BUMN di Kawasan Industri Muka Kuning, beralamat di kawasan perumahan New Tiban Housing, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 272 Kota Batam.

Pada tanggal 15 Juli 2020 yang bersangkutan datang memeriksakan kandungannya (G2P1A0, Gravid 34-35 Mg) di RSIA Frisdhy Angel dengan keluhan sudah sejak seminggu yang lalu merasakan sedikit demam yang disertai mual dan tidak ada selera makan tanpa adanya keluhan pada kandungannya.

Selanjutnya oleh dokter kandungan dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil “IgG Reaktif”. Guna penanganan lebih lanjut yang bersangkutan dirujuk ke RSBP Batam, dimana oleh dokter spesialis paru RSBP diedukasi untuk menjalani isolasi mandiri di rumahnya dan selanjutnya pada tanggal 18 Juli 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari dengan Terkonfirmasi Positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan sedikit merasakan adanya gangguan tenggorokan (batuk kering), serta saat ini telah ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina di rumah sakit rujukan Covid-19 RSBP Batam.

2. Seorang perempuan berinisial “Ny.FH” usia 40 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat sementara di kawasan perumahan Persero Tanjung Sengkuang, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 273 Kota Batam.

Yang bersangkutan mengatakan bahwa bersama kedua anak kembarnya pada tanggal 17 Juli 2020 memeriksakan diri ke klinik Husada Tama Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan penerbangan dengan hasil “reaktif”.

Mengingat hasil RDT tersebut pihak klinik kemudian menyerahkan pemantauan dan penanganan selanjutnya ke Puskesmas Tanjung Sengkuang sesuai dengan alamat/domisili tempat tinggalnya dan diedukasi untuk melaksanakan karatina mandiri/self quarantine di rumah.

Namun pada keesokan pagi harinya yang bersangkutan pergi berobat ke IGD RS Elisabeth Batam Kota karena memiliki keluhan badannya terasa demam yang disertai pilek dan diketahui memiliki riwayat penyakit asma.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh dokter maka kepada yang bersangkutan akhirnya ditegakkan Diagnosa “Suspect Covid-19 + Pneumonia” dan harus menjalani rawat inap di ruang isolasi rumah sakit tersebut.

Selanjutnya kepada yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan Terkonfirmasi Positif. Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan cukup stabil dan saat ini masih ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina Cendana RS Elisabeth Batam Kota Kota Batam Batam.

3. Seorang perempuan berinisial “Ny.FK” usia 56 tahun, Guru, beralamat sementara di kawasan perumahan Gardan Raya, Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 274 Kota Batam.

Yang bersangkutan mengatakan adalah warga Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah dan sudah sejak dua bulan yang lalu tinggal di tempat anaknya guna mendampingi anaknya tersebut saat melahirkan. Sehubungan rencana kepulangannya ke Kota Semarang pada tanggal 20 Juli 2020 yang bersangkutan memeriksakan diri ke RS Bhayangkara Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT secara mandiri guna keperluan memenuhi persyaratan penerbangan dengan hasil “reaktif” yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab Tenggorokan. \

Selanjutnya pihak rumah sakit mengarahkan agar sambil menunggu hasil swab didapatkan, yang bersangkutan diedukasi untuk melaksanakan karantina/isolasi secara mandiri di rumah anaknya, dan pada hari ini tanggal 22 Juli 2020 diperoleh hasil pemeriksaan dari BTKL Batam dengan Terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti, serta saat ini telah ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.

4. Seorang perempuan berinisial “Ny.A usia 39 tahun, Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan pasar Angkasa Lubuk Baja, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 275 Kota Batam.

Pada tanggal 14 Juli 2020 yang bersangkutan datang berobat ke IGD RS Budi Kemuliaan Batam dengan Keluhan demam dan memiliki riwayat hipertensi tak terkontrol sejak setahun yang lalu yang hanya diatasi dengan menggunakan obat herbal, dan setelah diperiksa dan diedukasi menolak untuk dirawat.

Kemudian pada tanggal 19 Juli yang bersangkutan kembali datang ke IGD RS Budi Kemuliaan Batam dengan keluhan badannya sejak tiga hari yang lalu terasa lemas, yang disertai mual dan muntah serta nafasnya terasa sesak bila beraktifitas.

Selanjutnya oleh dokter dilakukan pemeriksaan secara Intensif disertai pemeriksaan RDT dengan perolehan hasil “IgG Reaktif”. Sesuai dengan hasil tersebut ditegakkanlah Diagnosisnya “Malaise e.c. SHF+HT+DM Type 2+Suspect Covid-19”, dimana yang bersangkutan harus menjalani rawat inap dan diisolasi pada ruang Cendana Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam.

Selanjutnya pada keesokan harinya tanggal 20 Juli 2020 dilakukan pengambilan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan Terkonfirmasi Positif. Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan cukup stabil dan saat ini masih ditempatkan di ruang perawatan isolasi/karantina Cendana RS Budi Kemuliaan Batam.

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada maupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import, hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan himbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19.

Selanjutnya diingatkan dan dihimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.

3 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di Batam

Pada hari ini Rabu, 22 Juli 2020, pukul 16.00 WIB kembali disampaikan perkembangan kasus COVID-19 di Kota Batam menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif sembuh yang merupakan warga Kota Batam terkonfirmasi positif Nomor.252, 253 dan 254 yang saat ini dalam perawatan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam.

Berikut disampaikan daftar nama yang bersangkutan beserta kronologis hasil pemeriksaan swab yang diterima dari BTKLPP Batam, sebagai berikut :

Dengan demikian berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium swab yang disampaikan oleh Laboratorium BTKLPP Batam tersebut, maka oleh Tim Medis yang menanganinya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Saat ini kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ketempat tinggalnya guna melaksanakan self isolatian/karantina mandiri dirumahnya selama 14 hari.

Demikian Press release ini disampaikan untuk dapat dimaklumi.

(Lawancorona.batam/Metrobatam.com)

Related posts