METROBATAM.COM|BINTAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan, Tarmizi mengaku kecewa dengan sikap yang tunjukkan oleh Kasipem Kecamatan Bintan Timur, Angrad Vitrisky tidak menunjukkan sikap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pasalnya, dalam Angrad menolak memferivikasikan pengajuan alasak tanah yang diajukan oleh Warga Bintan Timur beberapa waktu lalu.
“Di Depan Camat dan saya selaku Anggota Dewan dia ngomong seperti itu,” ucap Tarmizi saat menghubungi media ini, Jumat(31/12) pagi.
Tarmizi pun heran, karena sebagai Pelayan masyarakat sebaiknya Angrad melayani masyarakat dengan sebaik – baiknya sesuai dengan sumpah sewaktu pertama menjadi ASN.
“Inikan masalah pelayanan, surat – suratnya gak ada masalah kok. Di depan camat dia bilang saya tidak pernah meminta jabatan kasipem. Sungguh arogan itu orang,” tegasnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bintan, Tarmizi kecewa dengan pelayanan yang dilakukan oleh Kecamatan Bintan Timur dalam melayani masyarakat.
Pasalnya, ada salah satu warga Kecamatan Bintan Timur yang mengurus surat balek nama kepemilikan surat tanah tetapi sampai saat ini belum juga ada kejelasan.
“Sudah 6 Bulan beliau mengurus surat tanah belum juga selesai,” ucap Tarmizi kepada media ini, Rabu (29/12) pagi.
Menurut Tarmizi pihaknya sudah menghubungi Camat Bintan Timur untuk segera menyelesaikan Surat Alshak Balek nama tersebut tetapi sampai saat ini belum juga ada titik terang.
“Ternyata sudah 1 minggu belum juga ditanda tangani oleh Camat dengan alasan masih dalam pengecekan kasipemnya yg bernama Anggrad, masak iya hanya meregister, paraf dan tanda tangan sampai 1 mggu tidak selesai, inilah dialami oleh warga masyarakat Bintim, anggota dewan saja yang mengantar lgsng di persulit apalagi masyarakat, tuturnya.
Untuk itu, Tarmizi bersama Komisi I DPRD Bintan pun sudah mencoba memanggil Camat Bintan Timur, Sofian melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP). Tetapi hal tersebut pun enggan ditanggapi oleh Camat tersebut.
“Dewan saja yang manggil tidak diindahkan gimana mereka mau memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat. Mudah mudahan ini menjadi atensi dari Plt Bupati bahwa orang – orang seperti ini tidak layak untuk dipertahankan,” tutupnya.
(Budi)














