BPMPT Karimun: Dipungut Biaya Perizinan, Laporkan..!

  • Whatsapp
banner 468x60

Metrobatam.com, Karimun – Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sularno, mengimbau para pelaku usaha untuk melapor jika dipungut biaya dalam pengurusan perizinan.

“Pengurusan perizinan di BPMPT ‘free of charge’. Tidak ada pungutan biaya. Silakan lapor ke saya, atau ke loket pengaduan kalau dipungut biaya,” kata dia dalam acara Workshop Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (free trade zone/FTZ) Karimun di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Bacaan Lainnya

Sularno mengatakan, pelaku usaha yang dipungut biaya tidak sah atau pungli, dapat melapor melalui sambungan telepon 07773-7366037, atau melalui surat elektronik dengan alamat email [email protected], atau melalui kotak pengaduan yang tersedia di Kantor BPMPT Karimun di Kompleks Perkantoran Pemkab Karimun.

Dia mengatakan, berdasarkan Peraturan Bupati No 25/2015, proses penanganan pengaduan di BPMPT Karimun paling lambat selama 7 hari kerja, setelah pengaduan tersebut diverifikasi dan ditinjau kebenarannya.

Menurut dia, kebijakan bebas biaya pengurusan perizinan merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada pelaku usaha yang berkeinginan menanamkan modalnya di Karimun.

Semua pengurusan perizinan tidak dipungut biaya, kecuali perizinan yang ada retribusinya, seperti pengurusan Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (ITP-MB), Surat Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (SIUP-MB), Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Gangguan (HO).

“Retribusi untuk perizinan tersebut tentu ada tanda terima pembayarannya, berbeda dengan pungutan tidak sah,” kata dia.

BPMPT Karimun, lanjut dia, bertekad untuk mempertahankan Sertifikasi ISO 9001-2008 dari TUV Indonesia dengan meningkatkan pelayanan perizinan yang efektif, efisien dan bebas dari pungutan liar.

Berdasarkan Perbup No 14/2015, BPMPT Karimun mendapatkan pelimpahan 39 kewenangan pengurusan perizinan, dengan rincian 8 perizinan bidang promosi dan investasi, 21 perizinan bidang jasa usaha, dan 10 bidang perizinan tertentu.

Sepanjang 2015, lanjut dia, BPMPT Karimun telah menerbitkan 3.414 jenis perizinan sesuai dengan 39 kewenangan perizinan tersebut.

“BPMPT Karimun tidak hanya mengeluarkan izin untuk kawasan di luar FTZ, tetapi juga kawasan FTZ,” kata Sularno. (Mb/Antara)

  • Whatsapp

Pos terkait