oleh

Salah Pilih Ketum, Golkar Hancur

Metrobatam.com, Bali – Munaslub Golkar dengan semangat rekonsiliasi bakal dibuka Presiden Jokowi malam ini. Munaslub Golkar bakal memilih ketum baru partai beringin yang tentu saja menentukan masa depan Golkar menuju kejayaan atau sebaliknya.

“Golkar setelah didera prahara hampir dua tahun lebih itu harus dipimpin oleh sosok yang bersih dan tidak memiliki beban persoalan hukum dan tidak memiliki citra buruk di publik agar Golkar bica cepat tinggal landas,” kata Bendahara Umum Golkar Bambang Soesatyo kepada wartawan di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/5).

Sebaliknya jika Golkar salah memilih pemimpin, maka Golkar akan menuju kehancuran. “Kalau Golkar dipimpin oleh figur yang memiliki resistensi tinggi, maka jangan berharap Golkar bisa bertahan di 5 besar dan jangan bermimpin para pimpinan partai dan kader Golkar di daerah bisa terpilih menjadi bupati, wali kota, gubernur dan anggota dewan,” kata timses caketum Ade Komarudin ini.

“Semua akan dilibas oleh partai-partai yang selama ini memang ingin partai Golkar hancur sehingga mereka mendapat muntahan politik,” kata Bambang.

Peringatan senada sebenarnya juga sudah disampaikan oleh caketum Golkar Priyo Budi Santoso. Priyo mewanti-wanti pemilik suara untuk menggunakan hak pilih dengan penuh tanggungjawab karena pilihan mereka menentukan masa depan Golkar.

“Saya meyakini akhirnya sejarah akan ditorehkan dan saudara-saudara akan memilih pemimpin yang saudara nilai paling mumpuni, paling menawan membawa partai ini, menahkodai partai ini,” kata Priyo dalam debat caketum Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Jumat (13/5).

“Partai Golkar partai yang besar, nahkoda yang terpilih sederajat dengan Ibu Megawati Soekarnoputri di PDI Perjuangan, sama dengan Pak SBY ketua umum PD, sama dengan Pak Prabowo Subianto di Gerindra. Saya tidak perlu sebut satu persatu,” kata Priyo.(mb/detik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed