Kehilangan Omzet karena Covid-19, Pedagang Minta Pemko Tanjungpinang Carikan Solusi

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Pedagang di kota Tanjungpinang menjadi salah satu pekerjaan yang terdampak oleh wabah virus corona atau (Covid-19). Rata-rata omzet harian para pedagang tersebut turun 100 persen.

Sejak diadakannya lockdown selama Covid-19 oleh Pemerintahan Indonesia banyak sekali pedagang di Kota Tanjungpinang yang merasakan efek penurunan ekonomi.

Read More

Salah satunya Bang Boy, pedagang Jambu Batu yang ada di KM 10 Tanjungpinang mengaku omsetnya menurut 100 persen akibat adanya virus Covid-19.

“Biasanya jualan di sini bang lumayan lah dapatnya, bisa untuk menutupi biaya sehari hari dan juga belanja anak sekolah tapi selama adanya virus ini omzet saya jauh turunnya, apalagi masyarakat dilarang keluar sehingga kami tidak tau lagi harus memenuhi kebutuhan rumah tangga kami,” ungkapnya, Rabu (25/3/2020) malam.

Untuk itu Bang Boy berharap, Pemerintah Kota Tanjungpinang dapat mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari akibat dampak penurunan pendapatan ini.

“Saya juga berharap kepada pemerintah kota Tanjungpinang agar kami yang berjualan di taman Batu 10 dan juga kawan kawan yang berjualan lainnya dicarikan solusinya, kami semua sadar kalau virus corona yang melanda dunia ini sangatlah berbahaya bukan kami tidak patuh kepada pemerintah ataupun tidak taat aturan tapi ini masalah perut bang,” katanya.

(budi mb)

Related posts