Peduli Pasien Kanker, Pemko Tanjungpinang Berikan Bantuan Alat Sterilisasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Sebagai wujud kepedulian dan perhatian terhadap pasien kanker, Pemko Tanjungpinang memberikan bantuan alat sterilisasi kepada Yayasan Pejuang Kanker Tanjungpinang-Bintan, di perumahan Kijang Kencana 3, Blok B No. 176, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin (29/3/2021).

Bantuan tersebut, diserahkan Wali Kota Tanjungpinang Rahma kepada Ketua Yayasan Pejuang Kanker Tanjungpinang-Bintan, Turizan Wahyuni

Bacaan Lainnya

Bantuan ini tidak lewat APBD, tapi dari kemurahan hati para pegawai dan dokter untuk menolong sesama, terutama bagi yang membutuhkan.

“Karena, kalau menunggu APBD akan lama. Jadi, ini bukti kepedulian dan perhatian kami terhadap pasien-pasien kanker. Walaupun alat itu terbilang mahal, namun dengan gotong-royong, Alhamdulillah bisa terpenuhi,” kata Rahma.

Pemberian alat sterilisasi ini, lanjut Rahma, adalah untuk memudahkan pasien membersihkan luka di rumahnya, sehingga mereka tidak perlu bolak-balik ke rumah sakit.

Ia mendoakan, semoga para pasien kondisi fisiknya dalam keadaan baik, pengobatannya dapat berjalan lancar.

“Mudah-mudahan alat strerilisasi ini bisa membantu mengantarkan pasien yayasan pejuang kanker sehat. Kita doakan semoga Allah SWT cepat mengangkat penyakitnya,” ucap Rahma.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pejuang Kanker Tanjungpinang-Bintan, Turizan Wahyuni menjelaskan dalam yayasan kanker ini, semua anggotanya kebanyakan adalah pasien-pasien kanker dengan segala jenis kanker. Saat ini, ada 159 pasien kanker yang tergabung di yayasan ini.

“Kami punya dua sekterariat, di Tanjungpinang dan Bintan. Dalam aktifitas, kami juga didampingi oleh dokter spesialis maupun dokter umum,” terangnya.

Ia mengungkapkan, kemarin beberapa pasien kanker telah mengikuti pelatihan pembersihan luka home care. Namun, mereka terkendala alat strelilisasi. Karena itulah, kita mengajukan ke wali kota untuk membantu teman-teman pasien kanker.

“Alhamdulillah, kita sudah punya alat ini. Tapi, sebelumnya, kami juga sudah mendapatkan bantuan dari pemko berupa alat-alat kesehatan,” ungkapnya.

Pada prinsipnya, lanjut Wahyuni, yayasan ini sifatnya membantu sesame survive, sesame penyitas kanker untuk saling memotivasi, saling sharing, memberi semangat, dan motivasi para pasien agar jangan pernah menyerah.

Kebanyakan, pasien yang bergabung di yayasan ini adalah pasien yang sudah stadium tinggi.

“Peran kita menguatkan mereka untuk tidak menyerah. Terkadang, ada pasien yang divonis stadium transisi, mereka sudah patah semangat. Nah, mereka kita datangi, kita beri motivasi bahwa kematian itu tidak mesti untuk pasien-pasien kanker,” sebutnya.

Wahyuni pun mengucapkan terima kasih kepada wali kota atas bantuan yang diberikan. Ia juga menghimbau, jika ada pasien-pasien di luar sana yang belum bergabung, mungkin bisa bergabung di yayasan kami.

“Karena, kita punya visi dan misi saling memotivasi dan saling sharing untuk membantu teman-teman penderita kanker,” tuturnya.

(IP)

Pos terkait