Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Pemko Tanjungpinang Optimalkan SWRO

  • Whatsapp
banner 468x60

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Anggota Komisi V DPR RI Cen Sui Lan melakukan kunjungan kerja di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (21/3/2021).

Dalam kunjungannya, anggota komisi V DPR RI melakukan serangkaian kegiatan, salah satunya meninjau pengelolaan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Batu Hitam Tanjungpinang.

Bacaan Lainnya

Saat turun ke lokasi, ia didampingi, Kepala BPPW Kepri Albert Rionaldo dan Wali Kota Tanjungpinang Rahma.

Di kesempatan itu, Rahma meminta dukungan anggaran dari pusat untuk mengoptimalkan sambungan SWRO ke rumah-rumah warga.

Ia menyebutkan, target pemerintah mengalirkan 5.000 sambungan rumah. Tahun lalu sudah tersambung untuk 900 rumah, direncanakan 500 sambungan untuk tahun ini.

“Melalui Ibu Cen Sui Lan, kami berharap bisa mendapatkan anggaran dari pusat agar SWRO bisa difungsikan secara optimal untuk masyarakat,” ucapnya.

Pengelolaan SWRO ini, kata Rahma, dilaksanakan dinas PUPR melalui UPTD. Pengelolaan SWRO di pulau Penyengat menggunakan APBD pemko. “Saat ini, telah tersambung 100 rumah. Target kita, bisa mengaliri 700 rumah,” katanya.

Sampai hari ini, pengelolaan SWRO berjalan lancar, hanya saja menunggu proses sambungan ke rumah warga. “Kami mohon doanya, supaya SWRO dapat menjangkau 5.000 rumah sesuai target yang direncanakan,” tambah dia.

Setelah melihat langsung pengolahan SWRO di Tanjungpinang, Anggota Komisi V DPR RI, Cen Sui Lan berpendapat sudah berjalan baik dan SWRO di pulau penyengat bisa difungsikan untuk jangka panjang.

“SWRO ini punya kapasitas 50 liter per detik, baik SWRO di batu hitam dan penyengat. Dan ini sudah beroperasi dan melayani masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR, Zulhidayat mengucapkan terima kasih atas dukungan komisi V DPR RI. Ia berharap, permasalahan mendasar masyarakat terkait ketersedian air bersih itu dapat secara perlahan tapi pasti kita tuntaskan.

“Karena memang permasalahan air ini merupakan salah satu persoalan mendasar yang memang masih terjadi di Tanjungpinang, terutama pada musim-musim kemarau,” ucapnya, Senin (22/3/2021).

(B.Arifin/IP)

Pos terkait