Proyek APBN di Sei Jang, Kadis PUPR : Jalan Rusak Pemko Tanggung Jawab

  • Whatsapp
banner 468x60

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Aktifitas penimbunan di Sei Jang yang sebelumnya disepakati tidak diperbolehkan menggunakan Dum Truk kini bebas hambatan bak di jalan tol.

Padahal sempat warga menghentikan pengerjaan tersebut disamping menggunakan dum truk juga tanah yang berserakan, kini mulai senyap bak ditelan bumi. Apakah dikarenakan tidak ditanggapi pemerintah? Sementara Tokoh Masyarakat setempat sudah mengkritisi ketidakkooperatifan pihak kontraktor.

Bacaan Lainnya

Pantauan awak media ini di lapangan, malam hari dum truk bebas pacu membawa tanah timbunan keluar masuk lokasi proyek pembangunan polder pengendalian banjir yang menggunakan dana APBN milyaran. Rabu (31/3/2021) malam.

Dan ataukah PT. Belimbing Sriwijaya leluasa menggunakan dum truk meski tidak sesuai kesepakatan, diduga mendapat lampu hijau dan angin segar dari Pemerintah Kota Tanjungpinang?

Apabila terjadi kerusakan jalan dan hal lainnya siapa yang bertanggungjawab nantinya, sementara kesepakatan bersama tidak diperbolehkan menggunakan dum truk saja tidak dilaksanakan pihak kontraktor PT. Belimbing Sriwijaya. Jangan sampai nantinya saling lempar tanggungjawab bila hal tersebut terjadi.

Zulhidayat, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Tanjungpinang kepada awak media ini ketika diminta tanggapannya terkait aktifitas penimbunan menggunakan dum truk mengatakan volume kecil akan kesulitan mengejar target.

“Berdasarkan info yang saya peroleh dari kawan-kawan Satker, jika menggunakan kendaraan dengan volume kecil akan kesulitan mengejar target waktu penyelesaian sesuai kontrak pak.” jawabnya singkat melalui sambungan whatsapp. Kamis (1/4/2021) siang.

Saat ditanya mengenai pertanggung jawaban jika mana jalan rusak diakibatkan Penimbunan ini. Dayat sapaan akrab ditegas mengatakan hal tersebut akan menjadi tanggung jawab Pemko Tanjungpinang.

“Jalan Rusak kita (Pemko Tanjungpinang, red) yang tanggung jawab. Tapi kalau rumah retak Kontraktor begitu kesepakatan kita kemarin,” sebutnya.

Sekedar informasi Proyek ini merupakan Proyek Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2021.

(B.Arifin)

Pos terkait