Reses di Gang Kenanga dan Maharani, Lis Siap Tampung Aspirasi Masyarakat

Reses di Gang Kenanga dan Maharani, Lis Siap Tampung Aspirasi Masyarakat

Metrobatam.com|Tanjungpinang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri Lis Darmansyah kembali menyapa warga dengan agenda reses masa sidang ke II tahun 2022.

Kali ini, Lis menggelar reses di jalan Brigjen Katamso Gg- Kenanga 4 RT 004/RW 002 Kelurahan Tanjungpinang Timur dan Di Jalan Maharani, RT 01 RW 09, Kota Tanjungpinang.

Dalam reses di Gang Kenanga 4 Ketua RW 002 Kusnadi menyampaikan keluhan warganya selama ini.

Kusnadi menyampaikan, di wilayah RT 4, 5, dan 6 warga mengeluhkan ketersediaan air bersih sebagai kebutuhan walau sudah mendapatkan fasilitas PDAM.

Bacaan Lainnya

“Tetapi, dalam 1 hari hanya mendapat 1 ember saja,” katanya.

Lanjut Kusnadi, ada beberapa pelantar masih papan, lampu penerangan jalan banyak yang sudah rusak dan juga perlu menjadi perhatian adalah program RTLH.

“Saya harap warga di sini bisa mendapatkan program tersebut mengingat banyaknya masyarakat yang tinggal saat ini rumahnya bisa dikatakan tak layak huni,” bebernya.

Sementara itu, RT 01 RW, Jalan Maharani, Timbul mengeluhkan tentang sulitnya penerangan lampu jalan menuju ke surau warga yang belum ada.

Sementara itu, Sholikhin RT 03/RW 03 Jalan Maharani meminta adanya Optimalisasi drainase di Lingkungannya.

Ditempat yang sama, Ustadz Supardi meminta panggung dihalaman Masjid Al Marmanah agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ia juga meminta Pemerintah memperhatikan kondisi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang belum tersentuh bantuan pasca Covid-19.

Menanggapi berbagai usulan warga Lis Darmansyah mengharapkan agar kiranya membuat sistem manajemen wilayah antara rw dan rt agar usulan-usulan tersebut minimal di setiap wilayah dapat terfasilitasi tidak penuh ke atas maupun ke bawah.

“Nah, juga keberadaan UMKM atau pun IKM diharapkan dapat dikoordinasikan dengan baik, agar program tersebut dapat terfasilitasikan oleh pemerintah,” ungkap Lis.

Kemudian kata Lis, untuk manajemen wilayah antar rw dan rt itu akan lebih bermanfaat sehingga akan memberikan efek yang sangat positif dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing.

“Diharapkan juga dengan adanya sistem manajemen RT/RW di wilayah masing-masing kiranya mendapatkan informasi terhadap program-program yang ada masuk di dalam APBD kota maupun provinsi,” ujarnya.

Caranya lanjut Lis, perangkat RT/RW yang sudah memiliki sistem manajemen yang baik tentu mencari informasi program-program yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Semoga program yang diinfokan dapat langsung diserap masayarakat dan mendapat secara langsung manfaatnya,” pungkasnya.

(Budi)

Pos terkait