Metrobatam.com|Tanjungpinang – Terkait dengan viralnya buruknya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang dalam melayani Pasien M.Y. Direktur RSUD Tanjungpinang, dr. H. Yunisaf Mars melalui Humas RSUD Tanjungpinang, Agustina ikut angkat bicara terkait dengan kejadian tersebut.
Menurutnya, Dokter jaga IGD RSUD Tanjungpinang telah melakukan tindakan medis seperti membersihkan luka. Akan tetapi, Pasien diduga mengalami patah tulang dan dikonsulkan ke dokter Spesialis Bedah RSUD.
“Dokter spesialis bedah, menginstruksikan pasien dilakukan pemeriksaan Ronthen daerah kaki tersebut, bila ada patah tulang pasien dirujuk ke Ortopedi di RSAL. Keluarga sudah dijelaskan dan diedukasi tentang kemungkinan tersebut,” jelasnya, Selasa(22/8/) kemarin.
Namun, Kata Agustina orangtua korban menolak untuk dilakukan pemeriksaan Rontgen dan menandatangani surat penolakan Tindakan Medis/Pengobatan. Pasien dibawa keluarga pulang atas permintaan sendiri.
“RSUD sudah melakukan penangganan medis terhadap pasien MY sesuai prosedur,” ungkapnya.
(Yata/Budi)














