Metrobatam.com, Tanjungpinang – Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) angkat bicara terkait dengan Polemik pengunduran diri Proses Pergantian Ketua LAM Kepri dari Datok Abdul Razak kepada Datok Raja Al Hafiz yang sempat heboh beberapa waktu periode 2022 – 2027.
Ketua III LAM Kepri, Zamzami A. Karim mengungkapkan, Abdul Razak yang sebelumnya menjabat Ketua LAM Kepri telah mengundurkan diri karena sakit beberapa waktu lalu.
“Kami juga awalnya terkejut dengan pernyataan Dato Sri Abdul Razak karena beliau sakit. Diperkuat juga dengan keluarga yang mengajak pengurus LAM untuk bertemu,” katanya, Sabtu (18/01).
Setelah itu, Kata Zamzami LAM menerima surat pengunduran diri Abdul Razak. Kemudian para pengurus LAM Kepri pun telah membahas surat tersebut dan mengadakan Rapat Pleno Pergantian Antar Waktu (PAW) pada 5 Januari kemarin.
Menurut Zamzami mekanisme pengunduran tersebut sudah diatur Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LAM Kepri. Hasilnya, Dewan Kehormatan Dewan, Pengurus Harian, dan Para Pengurus LAM Kepri sepakat menunjuk Dato’ Wira Setia Laksana H. Raja Al Hafiz sebagai Ketua LAM Kepri.
“Beliau (Datok Raja Al Hafiz) hanya melanjutkan masa kepemimpinan LAM Kepri hingga 2027. Karena dianggap layak dan dipilih oleh Pengurus LAM Kepri 2022 – 2027,” tuturnya.
Zamzami juga menegaskan, hal itu sebagai respon atas kabar pergantian ketua yang sempat menuai kritikan. Ia berterima kasih atas perhatian masyarakat Kepri terhadap kepengurusan LAM saat ini.
“Kami berterima kasih masukan dari masyarakat sebagai bahan kami dalam rapat. Terima kasih atas kecintaan masyarakat kepada LAM,” tegasnya.
(Budi)














