Metrobatam.com, Lingga – Masyarakat Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, hingga kini masih menantikan keputusan final dari Pemerintah Daerah terkait status penonaktifan sementara Kepala Desa Bakong.
Harapan tersebut mencuat setelah beredarnya informasi hasil rapat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang digelar pada Selasa, 26 Agustus 2025, di ruang pertemuan Kantor Camat Singkep Barat.
Hal itu disampaikan oleh salah seorang warga Desa Bakong melalui pesan WhatsApp kepada wartawan pada Minggu (18/01/2026). Warga tersebut mengaku mengetahui isi berita acara rapat yang membahas persoalan pemerintahan desa, termasuk evaluasi terhadap kinerja Kepala Desa Bakong.
Menurut narasumber yang enggan disebutkan namanya, masyarakat meminta agar sebelum kepala desa diaktifkan kembali, pemerintah daerah melalui DPMD terlebih dahulu melakukan audit secara menyeluruh terhadap pengelolaan pemerintahan dan keuangan desa. Langkah tersebut dinilai penting demi menjamin transparansi serta pelayanan publik yang adil dan akuntabel bagi masyarakat.
“Ini bukan pertama kalinya persoalan seperti ini terjadi di desa kami. Karena itu, kami berharap ada audit menyeluruh agar ke depan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih transparan dan tidak menimbulkan masalah baru,” ujar narasumber tersebut.
Sementara itu, Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik, saat dikonfirmasi wartawan menyatakan bahwa pihaknya menanggapi persoalan tersebut dengan serius. Ia menegaskan bahwa permasalahan yang terjadi di Desa Bakong tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.
“Betul sekali. Makanya langkah saya sudah tepat, merekomendasikan beliau untuk diberhentikan,” tegas Febrizal Taufik melalui pesan WhatsApp pada 8 Januari 2026.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat Desa Bakong masih menunggu sikap dan keputusan resmi Pemerintah Kabupaten Lingga terkait tindak lanjut rekomendasi tersebut, sekaligus berharap adanya penyelesaian yang adil dan transparan demi terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik ke depan.
Awalludin.













