Jelang Ramadhan di Anambas, Harga Sembako Beranjak Naik

Ilustrasi

Metrobatam.com, Anambas – Sejumlah bahan pokok sudah beranjak naik  beberapa hari terakhir jelang Bulan Suci Ramadhan 1437 H. Gula Pasir menjadi yang paling signifikan kenaikannya, lalu beberapa komoditi lain seperti bawang putih, bawang merah minyak goreng curah dan cabe merah keriting. Kenaikannya mencaapai 20-30 persen dari harga normal yang biasa dijual.

“Memang ada yang naik tapi juga ada yang turun,”ungkap Ridwan salah seorang pedagang sembako, Senin (23/5).

Bacaan Lainnya

Untuk harga gula pasir, pada Januari lalu berada pada kisaran harga Rp580 ribu/karung ukuran 50 kg atau dijual pada kisaran Rp10-11 ribu/kg. Sementara  harga saat ini  menjadi Rp750 ribu/karung atau mengalami kenaikan sebesar Rp170 ribu dalam kurun waktu lima bulan.

Tidak hanya gula, kenaikan harga komuditi lainnya juga terjadi pada bawang putih. Sebelumnya, dijual pedagang dengan harga Rp30 ribu/kg saat ini menjadi Rp45 ribu/kg. Begitu juga dengan minyak goreng curah, dari Rp320 ribu/jerigen ukuran 35 liter saat ini menjadi Rp360 ribu/jerigen.

“Kalau gula pasir kita jual sekarang Rp16 ribu/kg. Dalam lima bulan ini terjadi kenaikan sekitar empat sampai lima kali lah. Untuk minyak goreng curah, satu botol ukuran 600 mil, kita jual dengan harga Rp10 ribu/botol. Sedangkan ukuran 1,5 liter. Sementara untuk cabe merah kering, dari Rp420 ribu/karung ukuran 10 kg, kini menjadi Rp520-530 ribu/karung atau kita jual Rp60 ribu/kg,” bebernya.

Untunglah kata Ridwan,   beras  dari beberapa merek yang dijual, terdapat dua jenis beras yang mengalami penuruhan harga, yakni beras cap panda dan beras citra mandiri. Kedua jenis beras ini mengalami penurunan masing-masing Rp10 ribu/karung ukuran 25 kg dari harga sebelumnya yakni Rp350 ribu/karung untuk besar Citra dan Rp340 ribu/karung untuk beras Cap Panda. “Untuk harga telor ayam, masih normal yakni Rp40 ribu/papan.

“Tepung juga masih normal dengan rata-rata Rp10 ribu/kilo,” terangnya.

Usman,  salah satu pedagang  sayur mayur di Pasar Tradisional Tarempa menjelaskan,  harga sayur mayur atau bumbu dapur masih dalam batas normal. Untuk harga bawang merah Impor, dijualnya dengan kisaran Rp14-18 ribu/kg, sementara  bawang merah wangi lokal atau asal jawa dijualnya dengan kisaran Rp25-28 ribu/kilo.

” Harga  cabe merah keriting, berkisar Rp50-60 ribu/kg. Sedangkan  cabe rawit berkisar Rp40-50 ribu/kg. Intinya, kalau ferry lancar harga stabil.untuk daging ayam potong masih normal dengan kisaran Rp32-35 ribu/kg. Sedangkan untuk daging ayam kampung, berkisar Rp80-100 ribu/kg.”jelasnya.

Usman sendiri mengungkapkan dengan kenaikan tersebut animo masyarakat masih tergolong cukup tinggi seperti biasanya meskipun harga sembako jenis tertentu mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

“Masih seperti bisanya. Yang ramai belanja, saat kapal ferry bersandar di Tarempa, sebab stok barang masuk,” tutupnya.

Yuni, ibu rumah tangga  mengaku cukup mengeluhkan kenaikan harga ini, apalagi dengan kondisi ekonomi yang sulit tentunya akan sangat berpengaruh.

“Terasa juga bang kenaikan harga ini, mudah-mudaha jelang lebaran tidak ada kenaikan yang signifikan,” pungkasnya.(Mb/Haluankepri)

Pos terkait