oleh

Kanwil Kemenag Pemprov Kepri Seleksi dan Tes Petugas Haji

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau gelar seleksi dan tes petugas haji kloter dan PPIH Arab Saudi (non kloter) tingkat Kanwil Kemenag Kepri tahun 1437 H/ 2016 M. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Kepri Jalan Daeng Kemboja Km. 15 Tanjungpinang, Kamis (12/5).

Dalam laporannya Kabid Penyelenggaan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kepri H. Mazdjad mengatakan tahun ini Kanwil Kemenag Kepri mendapatkan alokasi petugas kloter sebanyak 4 orang yaitu 2 orang TPHI sebagai ketua kloter  dan 2 orang TPIHI sebagai pembimbing ibadah. Sedangkan petugas PPIH Arab Saudi (Non Kloter) sebanyak 3 orang, untuk pelayanan umum 2 orang dan 1 orang pengolah data dan siskohat.

“Peserta tes hari ini adalah hasil seleksi sebelumnya di tingkat Kabupaten/Kota yang digelar pada 27 April 2016. Niatkanlah dalam hati sanubari bahwa saudara mengikuti test ini adalah untuk membantu para jamaah haji bukan niat untuk menunaikan ibadah haji bagi yang belum haji dan bukan niat untuk menunaikan ibadah haji lagi bagi yang sudah pernah dan bukan pula untuk mendapatkan honor petugas semata”, pesannya.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Kepri H. Marwin Jamal yang membacakan sambutan Dirjen PHU Kemenag RI mengatakan rangkaian kegiatan rekruitmen petugas haji merupakan langkah penting karena merupakan bagian dari system penyelenggaraan ibadah haji dimana semua aspek unit manajemen harus berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Sesuai rencana perjalanan haji tahun 1437 H bahwa pemberangkatan jamaah haji kloter pertama mulai tanggal 9 Agustus 2016 dan kloter terakhir tanggal 5 September 2016. Sementara wukuf di Arafah tanggal 10 September 2016. Awal pemulangan jamaah haji 17 September 2016 dan akhir pemulangan tanggal 14 Oktober 2016”, ujar Kakanwil.

Dalam rangka memperoleh petugas haji yang memiliki kompetensi dan integritas yang baik perlu dilakukan rekruitmen calon petugas hajiTPHI, TPIHI dan PPIH Arab Saudi melalui seleksi administrasi, tes kompetensi dan wawancara.

“Perlu kami informasikan bahwa sebagaimana kebijakan pemerintah pada tahun lalu, kedatangan jamaah haji di Arab Saudi gelombang I tahun ini seluruhnya mendarat di Madinah dan gelombang II seluruhnya mendarat di Jeddah”, ucapnya.

“Untuk mendapatkan calon petugas yang professional, dibutuhkan perencanaan yang baik, analisis kebutuhan formasi yang tepat dan penyaringan yang selektif. Upaya ini dilakukan dalam rangka memperoleh calon petugas yang memiliki kompetensi yang memadai untuk masing-masing jenis tugas dan layanan”, ujarnya.

“Seluruh calon peserta mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi petugas haji melalui persaingan yang sehat dan dapat dipertanggungjawabkan. Semua pihak terkait hendaknya bersikap sportif, konsekuen dan konsisten serta lebih mengutamakan profesionalitas”, tambahnya.  (Mb/HumasKemenag)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed