Operasi Gerhana 2016, 27 Kasus Penyelundupan Digagalkan

  • Whatsapp
banner 468x60

Metrobatam.com, Karimun – Aparat Bea Cukai Kepulauan Riau menggagalkan sebanyak 27 kasus penyelundupan berbagai jenis barang, termasuk narkoba, selama Operasi Gerhana 2016.

“Sebagian besar dari 27 kasus itu sudah memasuki tahapan penyelidikan dan pelimpahan ke kejaksaan,” kata Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil Ditjen Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) R Evy Suhartantyo di Kanwil BC Kepri, Meral, Kabupaten Karimun, Kepri, Jumat.

Bacaan Lainnya

Evy menjelaskan, 27 kasus penyelundupan tersebut terdiri dari berbagai jenis barang impor yang tidak dilengkapi dokumen yang sah. Di antaranya bawang merah dengan beberapa kapal pengangkut, minyak mentah sebanyak 1.115 kiloliter dengan kapal pengangkut MT Tabong Ganen, pakaian bekas dengan kapal pengangkut KM Khalifah.

Kemudian, penyelundupan bahan peledak jenis ammonium nitrate sebanyak 2.050 karung atau 51 ton asal Pasir Gudang tujuan Sulawesi, dengan kapal pengangkut KM Harapan Kita.

Selain itu, kata dia lagi, petugas patroli yang tergabung dalam Operasi Gerhana juga menggagalkan pengangkutan secara ilegal rokok yang hanya boleh beredar di Kawasan Perdagangan Bebas Batam

Operasi Gerhana 2016, menurut dia, juga memfokuskan upaya untuk mencegah penyelundupan narkoba, dan salah satu keberhasilan jajarannya adalah menggagalkan penyelundupan 2.979 butir pil ekstasi asal Kukup, Malaysia, tujuan Tanjung Balai Karimun.

Ekstasi sebanyak itu diselundupkan salah seorang warga negara Malaysia dengan menumpang kapal feri reguler. Pelaku ditangkap petugas BC Karimun di pelabuhan internasional Tanjung Balai Karimun.(Mb/Antara)

  • Whatsapp

Pos terkait