Metrobatam.com, Anambas – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas Abdul Haris,SH, direncanakan akan hadir memenuhi undangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) 19-26 Juli Mendatang.
Pertemuan nanti agendanya akan membahas kuota listrik yang diterima Provinsi Kepri serta Anambas yang masuk dalam program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dengan Gas Compress atau Liquid Pemerintah Pusat sebesar 35.000 Mega Watt, gagasan Presiden RI. Jokowidodo.
“Gubernur, Bupati, Pihak ESDM, PLN, serta isntansi terkait juga diundang,” demikian disampaikan Haris, Jumat (15/7).
Haris mengaku kalau pihaknya juga akan fokus tindak lanjut penerimaan kuota listrik sebesar 2 MW yang akan direalisasi tahun ini juga.
“Itu pesan singkat yang saya terima dari DPD RI, Parlindungan Purba,”jelasnya.
Lebih jauh orang nomor I KKA itu mengungakapkan Dari 100 MW kouta listrik, yang diberikan Pusat ke Provinsi Kepri sebelumnya, Anambas tidak mendapatkan tidak mendapatkannya, Namun Anambas ngotot dan mempertanyakan hal itu kepada Pemerintah pusat.
“Setelah menjalin komunikasi serta melayangkan surat, Anambas akhirnya diberikan jatah Sebab, yang diterima Anambas paling kecil dibandingkan kabupaten/kota se Kepri lainnya yakni hanya 2 MW.”
Uniknya kata Haris i Kabupaten Karimun sebesar 20 MW, Kabupaten Natuna sebesar 10 MW, Kota Tanjungpinang Sebesar 50 MW, Dabo Singkep atau Lingga sebesar 10 MW dan Tanjung Batu 10 MW.
“Momentum ini akan kita gunakan untuk mendongkrak kuota yang kita terima sekaligus untuk pengembangan jangka panjang. Sebab, ada kemungkinan bisa terjadi. Selain itu, kita juga akan mempersentasekan objek wisata bahari yang kita miliki dihadapan forum,”tutur Haris seraya, mengatakan jika dirinya akan didampingi Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Anambas dalam pertemuan nanti.
Di lain Tempat Plt Kepala Dinas ESDM Anambas, Yunizar mengatakan, berdasarkan kajian konsultan yang dituangkan dalam Rencana Umum Kelistrikan Daerah (RUKD) tahun 2013-2030, target kebutuhan strum Anambas mencapai 17MW. Jika target itu tercapai, maka tidak ada lagi desa-desa di Anambas yang gelap gulita
“Dengan adanya bantuan sebesar 2MW yang akan kita dialokasikan ke Kecamatan Palmatak dan Kecamatan Jemaja maka, tiga kecamatan besar yang ada di Anambas ini nantinya tidak ada lagi kekurangan strum,”tutupnya














