SPBU Gaduik di Agam Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Minibus Tangki Modifikasi

Metrobatam.com, Bukittinggi – Sebuah Sarana Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu malam ludes terbakar. Kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari minibus yang tengah mengisi bahan bakar ke tangki modifikasi yang ada di dalam mobil.

Selain membakar habis SPBU, kebakaran ini juga meludeskan minibus tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam video amatir warga merekam detik-detik kebakaran di SPBU Gaduik, di kawasan Bukik Ambacang, perbatasan kota Bukittinggi dengan kabupaten Agam terlihat api membakar pompa pengisian bahan bakar jenis Premium yang terletak di sebelah dalam SPBU.

Selain membakar mesin pompa, kobaran api besar juga membakar sebuah minibus di dekatnya.

Adi (36), salah seorang warga saksi mata menuturkan, saat kejadian sekitar pukul 18.45 WIB ia baru saja mengisi bahan bakar sepeda motornya di mesin pompa Pertamax.

Saat itu ia mendengar pengemudi minibus jenis Carry yang sedang mengisi bahan bakar Premium berteriak ada percikan api pada minibusnya.

Melihat itu pengemudi langsung meninggalkan mobilnya sementara petugas SPBU mencoba memadamkan api dengan alat pemadaman, namun kobaran api dengan cepat membesar dan membakar mobil dan SPBU.

Saat kebakaran SPBU milik penusaha H. Nelson ini terdengar beberapa kali suara ledakan.

“Saya mendengar setelah dia mengisi minyak dia starter mobilnya, lalu hidup api. Setelah itu baru api menjalar. Mobil itu dengar informasi punya orang kamang,” kata Adi pada Metrobatam.com di lokasi kejadian.

Sementara, petugas pemadam kebakaran Bukittinggi, Susilo, menyebutkan, api diduga dipicu oleh korsleting kabel dari mobil minibus carry yang nomor polisinya tak dapat diidentifikasi karena hangus.

Saat petugas damkar sampai di lokasi, kobaran api paling besar ada pada mobil.

“Kami sampai di lokasi melihat ada mobil minibus dengan tangki yang dimodifikasinya yang terbakar. Satu unit mobil ini ludes terbakar. Sampai saat ini belum ada korban jiwa, selain mobil, spbu ini juga habis terbakar. Nyaris 90 persennya terbakar,” ungkap Susilo.

Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dari Agam, Padangpanjang dan Bukittinggi diturunkan ke lokasi untuk membantu pemadaman.

Api berhasil dipadamkan satu jam usai kejadian. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.

Polisi sudah mengamankan pemilik minibus dan beberapa orang petugas SPBU.

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, sementara dua orang petugas SPBU perempuan dan seorang warga yang pingsan karena shick melihat kobaran api sudah dipulangkan ke ruamhnya setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Total kerugian ditaksir mencapai Rp. 60 juta.

(WhU/Pangeran)

Pos terkait